RADARSOLO.COM-Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Sabtu (31/1/2026) sore.
Dampaknya, sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga.
Camat Manisrenggo Wachyu Adhy Pratomo mengungkapkan, tiga desa terdampak angin kencang.
Yakni Desa Solodiran, Taskombang dan Tijayan.
"Teman-teman relawan dan masyarakat sudah siap untuk itu. Terkondisikan oleh teman-teman kepala desa,” ujar Wachyu dikonfirmasi radarsolo.jawapos.com, Sabtu (31/1/2026) malam.
Menurut laporan, terdapat dua rumah yang mengalami kerusakan cukup signifikan akibat tertimpa pohon yang tumbang.
Wachyu merinci, kerusakan rumah terjadi di Desa Tijayan dan Solodiran.
“Tidak ada korban. Di Tijayan dan Solodiran masing-masing satu rumah rusak akibat tertimpa pohon,” terang camat.
Rata-rata kerusakan rumah terkategori ringan. Maka itu proses pemulihan bisa dilakukan secara mandiri oleh warga dengan bantuan pemerintah desa.
“Teman-teman relawan desa masih bisa mendampingi warganya untuk bisa recovery mengembalikan posisi rumah seperti sediakala,” jelas Wachyu.
Sementara itu, petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Klaten Indiarto mengungkapkan, BPBD telah menerjunkan tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu penanganan di lokasi-lokasi terdampak, terutama yang menutup akses jalan pasca kejadian.
“Beberapa pohon tumbang menimpa rumah dan juga menutup akses jalan,” ujar Indarto.
Kondisi di Manisrenggo tergolong cukup ekstrem. BPBD Klaten tengah menyusun laporan lengkap mengenai total kerugian materiil sembari menyalurkan bantuan darurat bagi rumah warga yang atapnya rusak.
“Alhamdulillah bisa gotong-royong bersama. Misalnya ada rumah yang atapnya tertimpa pohon tumbang dan perlu penyelesaian sementara darurat dengan terpal dan sebagainya tentu kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Pendataan terus dilakukan dan belum ada laporan korban. Kerugian pada sektor peternakan pun nihil meski beberapa kandang ternak turut tertimpa pohon.
“Sampai saat ini tidak ada laporan kematian ternak,” pungkas Indiarto. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono