Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bidik Wisatawan Internasional, Pemkab Klaten Luncurkan Kalender Event 2026: Tour Guide Jangan Cuma Bisa Bahasa Inggris

Angga Purenda • Minggu, 1 Februari 2026 | 13:09 WIB

 

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meluncurkan Calendar of Events Klaten 2026 di Pendapa Pemkab Klaten, Sabtu (31/1/2026).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meluncurkan Calendar of Events Klaten 2026 di Pendapa Pemkab Klaten, Sabtu (31/1/2026).

RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten resmi meluncurkan Calendar of Events Klaten 2026 dalam sebuah seremoni meriah di Pendapa Pemkab Klaten, Sabtu (31/1/2026) malam.

Peluncuran tersebut menjadi tonggak sejarah baru sebagai upaya pemkab dalam mempromosikan jadwal agenda pariwisata.

Guna meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Mengapa kalender event itu perlu kita luncurkan? Bahwa kalender event diluncurkan dengan maksud untuk memperkenalkan event-event yang digelar kepada khalayak luas,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olaharga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten Purwanto.

Lebih lanjut, Purwanto menjelaskan, tahun 2026 merupakan momentum spesial bagi Klaten yang menginjak usia 222 tahun.

Maka itu, pada tahun ini pemkab meluncurkan 24 event unggulan. Terdiri dari dua event spesial dan 22 event utama.

Ia mengungkapkan, bahwa disbudporapar juga melakukan inventarisasi secara keseluruhan sebanyak 97 event yang digelar di Klaten.

Terdiri dari 35 event seni budaya, 22 festival, 12 sport tourism, dua karnaval, 15 event Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) serta 11 kompetisi.

“Kami yakin akan lebih banyak lagi event yang akan masuk dalam kalender event ke depannya,” tambahnya.

Ada pun event spektakuler yang selama ini digelar secara rutin di Klaten seperti Festival Candi Kembar, Klaten Lurik Carnival, Klaten Fashion Festival, Tradisi Ya-Qowiyyu hingga Grebeg Ketupat Syawalan.

Peluncuran ditandai dengan mengangkat wayang gunungan yang sebelumnya tertancap oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan didampingi oleh Forkopimda Klaten.

Baca Juga: Hilang Semalaman, Lansia di Jogonalan Klaten Ditemukan Tak Bernyawa Dasar Sumur

Hamenang menyampaikan rasa bangganya atas progres pariwisata Klaten.

Alhamdulillah mulai tahun 2024, 2025 kita sudah menunjukkan progres yang luar biasa. Di 2024, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Klaten 6.000.000 dan Alhamdulillah 2025 kemarin ditutup 7,5 juta wisatawan. Ini terbanyak se-Jawa Tengah tingkat kabupaten,” ujar Hamenang.

Lebih lanjut, Bupati Hamenang menekankan bahwa kehadiran kalender event tersebut adalah jawaban atas kebutuhan para pelaku biro perjalanan.

Harapannya mereka memiliki acuan yang jelas dalam membuat paket wisata ke Klaten.

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi tahun Go Internasional bagi Klaten. Bupati Hamenang menyampaikan ada dua event kelas dunia yang akan digelar di Kota Bersinar pada tahun ini.

Yakni International Cycling Festival yang diikuti 40 negara Eropa dan Asian Motocross di kawasan Rowo Jombor.

Selain itu, Klaten akan mempererat kerja sama Sister City dengan Kota Nanjing, Tiongkok.

"Alhamdulillah besok di saat menjelang hari jadi, mereka gantian akan ke Klaten dan kemudian kita akan MoU di Kabupaten Klaten. Harapannya kita juga nanti bisa melebarkan bersama wisatawan Tiongkok ke Kabupaten Klaten,” ujar Hamenang.

Menurutnya, hal itu perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Salah satunya bagaimana ke depan untuk tour guide-nya juga ditingkatkan.

Tak hanya lancar berbahasa Inggris tetapi juga Mandarin.

Bupati Hamenang pun mengajak seluruh masyarakat Klaten dan ASN untuk aktif mempromosikan kalender event tersebut di media sosial masing-masing.

Ia pun optimis pariwisata Klaten akan terus berkembang dengan berbagai potensi unggulannya.(ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#fashion #festival #sport tourism #kalender event 2026 #pariwisata #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #peluncuran #wisatawan internasional #seni budaya