Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemkab Klaten Kucurkan Rp120 Miliar untuk Pemiliharaan Rutin Infrastruktur, Dimulai sebelum Idul Fitri

Angga Purenda • Rabu, 4 Februari 2026 | 13:39 WIB

 

Jembatan Gempol I di Kecamatan Wedi, Klaten akan dilakukan perbaikan tahun ini karena strukturnya sudah mengkhawatirkan.
Jembatan Gempol I di Kecamatan Wedi, Klaten akan dilakukan perbaikan tahun ini karena strukturnya sudah mengkhawatirkan.

RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) mulai tancap gas melakukan perbaikan infrastruktur di awal 2026.

Langkah tersebut diambil guna memastikan kondisi jalan kabupaten dalam keadaan mantap.

Terutama saat memasuki momentum mudik Lebaran yang diprediksi jatuh pada Maret 2026.

Kabid Bina Marga DPU-PR Klaten Tri Siwidodo mengungkapkan, tahun ini terdapat 18 paket pemeliharaan rutin jalan yang tersebar di berbagai titik.

Saat ini, seluruh paket tersebut tengah memasuki tahapan lelang dalam pengadaan barang/jasa (PBJ).

"Ada 18 paket pemeliharaan rutin di beberapa lokasi. Saat ini sedang proses PBJ untuk penyedianya atau pemilihan penyedianya (pelaksana kegiatan pemeliharaan jalan),” kata Tri Siwidodo ditemui di Kecamatan Klaten Utara beberapa waktu lalu.

Mengingat Hari Raya Idul Fitri diperkirakan akhir Maret 2026, DPUPR menargetkan pengerjaan fisik sudah bisa dimulai setidaknya satu bulan sebelum hari H Idul Fitri.

Tri menjelaskan, kecepatan pemeliharaan rutin jalan sangat bergantung pada kelancaran proses birokrasi lelang.

"Kalau pelaksanaan tergantung proses di PBJ ya. Untuk Lebaran itu sekira tanggal 21 (Maret 2026). Ya mudah-mudahan kami ada waktu paling tidak satu bulan untuk perbaikan,” tambahnya.

Sembari menunggu proses lelang, petugas DPU-PR Klaten tidak tinggal diam.

Tim reaksi cepat dikerahkan untuk melakukan penambalan lubang secara mandiri guna meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Baca Juga: Sambirejo Sragen Siaga Longsor, 10 Rumah di Tiga Dukuh Terancam Amblas Akibat Tanah Gerak

“Kami menggunakan material cadangan. Kegiatannya penambalan ringan-ringan. Sekarang kami bergerak terus sesuai dengan kemampuan yang ada di dinas sendiri,” jelas Tri.

Berdasarkan data yang dihimpun, 18 paket pemeliharaan rutin ini tidak hanya fokus pada pengaspalan.

Tetapi juga menyasar bangunan pelengkap jalan seperti talut dan gorong-gorong hingga pembangunan jembatan. Salah satunya yang ada di wilayah Kecamatan Gantiwarno dan Wedi.

Baca Juga: Ramadhan 2026 Tiba, Ini Tips Memilih Kurma Berkualitas agar Ibadah Puasa Lebih Bertenaga

“Untuk total anggaran di bidang Bina Marga termasuk kegiatan pada jembatan sekira Rp 120 miliar,” tambah Tri.

Sementara itu, Kepala DPU-PR Klaten Suryanto menuturkan, dokumen pemeliharaan jalan sudah dikirim untuk tahap lelang.

Pihaknya optimis pada pertengahan Februari pengerjaan sudah bisa menyentuh aspal.

“Kami berharap nanti di bulan ini sudah berproses dan pertengahan Februari sudah siap dilaksanakan. Sehingga waktu Hari Raya Idul Fitri, jalan-jalan yang kami rencanakan dilakukan pemeliharaan, sudah bisa digunakan,” ungkap Suryanto.

Selain pemeliharaan rutin, Bidang Bina Marga juga menyiapkan 13 paket peningkatan jalan.

Namun, Suryanto menjelaskan bahwa proyek peningkatan jalan ini memiliki skema waktu yang berbeda.

Mengingat kerumitan pengerjaannya, proyek peningkatan jalan baru akan dieksekusi setelah Lebaran agar tidak mengganggu arus lalu lintas saat mudik.

Berdasarkan data tahun 2025, dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 720,85 km, terdapat 607,01 km dalam kondisi mantap, sementara 113,84 km sisanya masih masuk dalam kategori tidak mantap. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#hari raya idul fitri #tahap lelang #Gantiwarno #perbaikan jembatan #infrastruktur #Pemeliharaan Rutin #Wedi #pemkab klaten