RADARSOLO.COM- Kabar duka mendalam menyelimuti Pemerintah Kabupaten Klaten.
Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia, Sabtu (7/2/2026).
Pemimpin muda yang dikenal inovatif ini wafat di RSUP dr. Kariadi, Semarang.
Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto mengonfirmasi kabar tersebut.
"Kami sangat berduka atas wafatnya Mas Wakil Bupati, Bapak Haji Benny Indra Ardhianto. Kami mendapatkan kabar beliau wafat sekitar jam 10.15 WIB tadi di Rumah Sakit dr. Kariadi Semarang dalam usia 33 tahun," ujar Jaka, Jumat (7/2/2026).
Jaka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan doa terbaik bagi almarhum.
"Mohon kepada seluruh masyarakat berkenan mendoakan almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, menerima amal ibadahnya serta wafat dalam keadaan husnul khatimah. Kami juga memohonkan maaf atas segala kesalahan beliau semasa hidup," tambahnya.
Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu (8/2/2026) di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten.
Alasan pemilihan lokasi dimakamkan di Ngreden, Jaka menjelaskan bahwa di desa tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi kerabat dan leluhur almarhum.
Kepergian Benny meninggalkan kenangan mendalam bagi jajaran pemerintahan.
Meski baru menjabat selama satu tahun mendampingi Bupati Hamenang Wajar Ismoyo. Benny dinilai telah memberikan warna baru bagi kemajuan Klaten.
Baca Juga: Wabup Klaten Benny Meninggal, Bupati Hamenang Ungkap Pesan Terakhir: Sudah Tidak Sakit Lagi
"Sosok almarhum itu cerdas, energik, dan sangat inovatif. Walaupun beliau masih sangat muda, tapi beliau bisa 'ngemong' (mengayomi) semua pihak. Kami benar-benar kehilangan sosok pemimpin yang luar biasa," ungkap Jaka.
Selama satu tahun masa jabatannya sejak Februari 2025, Benny dikenal sebagai konseptor yang memiliki banyak gagasan brilian.
"Sudah banyak gagasan yang beliau cetuskan untuk kemajuan Klaten. Mungkin masih banyak yang belum sempat kami implementasikan, tapi fondasi gagasan yang beliau berikan sangat luar biasa," ujar Jaka.(ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono