Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sidak Pasar Jatinom dan Bulog Meger: Bupati Klaten Jamin Stok Beras Melimpah dan Harga Terkendali

Angga Purenda • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:41 WIB

 

Bupati Hamenang saat melakukan sidak di Pasar Jatinom, Kecamatan Jatinom, Klaten
Bupati Hamenang saat melakukan sidak di Pasar Jatinom, Kecamatan Jatinom, Klaten

RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok sembako di Pasar Jatinom.

Termasuk pemantauan ketersediaan beras di Gudang Bulog Meger, Ceper, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan itu didampingi oleh perwakilan Polres Klaten, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Hal itu untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga menjelang bulan suci Ramadan.

Dalam tinjauan pertamanya di Pasar Jatinom, Bupati Hamenang menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok saat ini masih dalam kategori standar dan kondusif.

Meski sempat ada fluktuasi harga saat tradisi ruwahan, harga justru cenderung stabil mendekati Ramadan.

“Untuk di Pasar Jatinom kita cek, harganya relatif kondusif, masih standar. Untuk menjelang Ramadan ini Alhamdulillah stabil. Jadi Insyaallah tidak perlu ada interbensi (pasar murah),” ujar Hamenang, Kamis (12/2/2026).

Dari pantauan harga, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan yakni daging ayam menjadi Rp40 ribu per Kg. Dari sebelumnya Rp37 ribu per kg.

Sedangkan untuk telur ayam Rp28 ribu per kg dan daging sapi Rp130 ribu per kg yang terpantau stabil.

Untuk kenaikan daging ayam, dipicu meningkatkan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. Khususnya adanya perayaan tradisi sadranan.

“Dari dialog dengan pedagang, memang ada kenaikan harga pada beberapa komoditas. Tapi pengaruhnya karena ada tradisi Sadranan. Untuk kenaikan (harga) juga masih relatif stabil dan terkendali,” ungkap Hamenang.

Baca Juga: Kasus PMK Wonogiri Melandai, Peternak Disebut Lebih Sadar Pentingnya Imunisasi Hewan Ternak

Rombongan juga melakukan inspeksi ke pasar modern. Dalam kesempatan tersebut, tidak hanya harga yang menjadi pantauan tim, keamanan bahan pangan juga menjadi sorotan.

Di antaranya masa kedaluarsa yang lama hingga hanya produk layak konsumsi yang dijual kepada masyarakat.

“Harapan menjelang bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri nanti, baik itu makanan, minuman dan bahan pokok lainnya aman semuanya,” jelas Hamenang.

Usai dari pasar, rombongan bergeser ke Gudang Bulog Meger, Ceper.

Berdasarkan hasil pengecekan, stok beras untuk Kabupaten Klaten tidak hanya aman, namun mengalami surplus.

Kualitas beras pun dipastikan dalam kondisi baik. Termasuk stok paling lama dari April 2025 yang rencananya akan dikeluarkan menjelang Lebaran.

Bupati Hamenang mengungkapkan bahwa ketersediaan barang di gudang saat ini sangat melimpah, bahkan melampaui kapasitas kuota gudang yang ada.

"Barangnya Alhamdulillah banyak, sehingga nanti mungkin akan ada kerja sama dengan pihak ketiga untuk penyimpanan," imbuhnya.

Bupati Hamenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

"Harapannya warga masyarakat tenang, insyaallah stok pangan di Kabupaten Klaten aman," tambahnya.

Sementara itu, Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta Nanang Harianto yang turut mendampingi sidak tersebut merinci bahwa stok riil di Gudang Bulog Meger saat ini mencapai 11.450 ton beras.

"Untuk cadangan sampai akhir tahun masih sangat cukup. Tahun 2026 ini kami juga sudah mulai menyerap hasil panen lokal Klaten sekitar 2.000 ton dan akan terus bertambah," jelas Nanang.(ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#puasa #pasar tradisional #stok beras #Sadranan #pasar jatinom klaten #harga #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #ramadhan