Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ambil Uang Jatuh, Tangan Wisatawan Disabilitas Tersangkut Lubang Saluran Air di Umbul Pelem Klaten

Angga Purenda • Selasa, 17 Februari 2026 | 16:38 WIB
Penanganan luka pada tangan kiri korban oleh PMI Klaten akibat tersangkut pelat besi saluran pembuangan air di dalam kamar mandi Umbul Pelem, Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Selasa (17/2/2025).
Penanganan luka pada tangan kiri korban oleh PMI Klaten akibat tersangkut pelat besi saluran pembuangan air di dalam kamar mandi Umbul Pelem, Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Selasa (17/2/2025).

RADARSOLO.COM-Suasana tradisi Padusan di Objek Wisata Umbul Pelem, Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, diwarnai aksi penyelamatan dramatis, Selasa (17/2/2026).

Tangan kiri Jamal Zainuddin, 25, wisatawan asal Sragen tersangkut pelat besi saluran pembuangan air di dalam kamar mandi.

Korban yang merupakan penyandang disabilitas tunanetra diketahui datang bersama rombongan Tunanetra Gemolong Raya (TGR).

Mereka berjumlah 22 orang untuk melaksanakan tradisi Padusan.

Pendamping rombongan, Istiana, 55, menceritakan, insiden bermula saat Jamal hendak bilas setelah berenang sekitar pukul 09.30.

Namun, Jamal tak kunjung keluar dari ruang bilas hingga membuat rekan-rekannya curiga.

"Ternyata tangan Jamal kejepit. Katanya uangnya Rp50 ribu jatuh ke lubang saluran air, lalu dia mau mengambil. Tangannya bisa masuk, tapi tidak bisa keluar lagi," ujar Istianah saat ditemui di lokasi.

Meski terjebak dalam posisi sulit selama hampir 30 menit, Istiana menyebut Jamal tetap tenang dan tidak panik.

Pengelola wisata yang mendapat laporan segera berusaha membantu mengeluarkan tangan korban dari lubang tersebut.

“Sebenarnya saat ke kamar mandi itu juga bersama pendamping lain tetapi menunggu di luar. Diketahui setelah Jamal meminta tolong,” ujarnya

Meski tangan kiri Jamal berhasil ditarik keluar dari lubang saluran air oleh pengelola, namun plat besi drainase berdiameter sekitar 2–3 inci masih melingkar erat di pergelangan tangan.

Pihak pengelola kemudian menghubungi tim Damkar Klaten untuk bantuan pelepasan pelat  besi tersebut.

Baca Juga: Sambut Ramadhan: 17 Kendi Mata Air dan Dua Gunungan Dikirab, Meriahkan Gebyar Padusan di OMAC Klaten

Komandan Regu 1 Damkar Klaten, Muhammad Abdul Wahid menjelaskan, pihaknya menerjunkan lima personel untuk melakukan penanganan darurat.

"Kami melakukan pemotongan plat menggunakan mini grinder. Agar korban tidak merasa panas, kami gunakan filler pengaman dan pendingin air saat proses pemotongan. Prosesnya memakan waktu sekitar 15 menit," jelas Abdul Wahid.

Akibat kejadian ini, Jamal mengalami luka lecet di pergelangan tangan kiri akibat gesekan plat besi.

Tim medis dari PMI Klaten langsung memberikan perawatan luka di lokasi sehingga kondisi korban dipastikan aman dan tidak mengalami cedera serius.

Sariyanto, direktur BUMDes Sumber Kamulyan selaku pengelola Umbul Pelem menyatakan, insiden tersebut merupakan kejadian tak terduga karena fasilitas kamar mandi sebenarnya sudah didesain seaman mungkin.

"Ini kejadian yang tidak kami inginkan. Uang sakunya jatuh lalu diraba-raba di lubang buangan air. Ke depan, ini menjadi bahan evaluasi kami. Kebetulan pada minggu pertama Ramadhan nanti, objek wisata akan kami tutup sementara untuk evaluasi total dan perbaikan fasilitas agar lebih aman bagi semua pengunjung," tegas Sariyanto.

Sementara itu, pasca-insiden tersebut, Jamal dan rombongan asal Sragen memutuskan untuk langsung pulang. Ditambah karena kondisi cuaca yang mulai turun hujan.(ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#tangan tersangkut #disabilitas #wisatawan #Damkar Klaten #tangan wisatawan umbul pelem klaten tersangkut #umbul pelem klaten #lubang saluran air