RADARSOLO.COM- Objek wisata air populer Umbul Pelem yang berlokasi di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, dipastikan akan menutup operasionalnya sementara waktu.
Penutupan ini dilakukan tepat setelah berakhirnya tradisi padusan menjelang Ramadhan 2026.
Pengelola mengonfirmasi bahwa penutupan akan dimulai pada Kamis (19/2/2026) dan berlangsung selama satu minggu penuh.
Langkah tersebut diambil guna melakukan pemeliharaan menyeluruh serta perbaikan fasilitas demi menyambut lonjakan pengunjung pada libur Hari Raya Idul Fitri mendatang.
Direktur BUMDes Sumber Kamulyan selaku pengelola Umbul Pelem, Sariyanto menyampaikan bahwa selama masa penutupan itu akan dilakukan pemeliharaan dan perbaikan pada hampir seluruh kawasan wisata umbul tersebut.
“Fokus utama yakni pengecekan dan perbaikan meliputi seluruh wahana permainan agar tetap aman digunakan oleh pengunjung. Begitu juga pembersihan total seluruh kolam pemandian di Umbul Pelem,” ujar Sariyanto, Selasa (17/2/2026).
Selain melakukan peremajaan pada hampir seluruh kawasan wisata, selama penutupan itu, pengelola juga sedang mengebut pembangunan gazebo baru di sisi utara umbul.
Saat ini, konstruksi cakar ayam sudah terpasang untuk menopang tiang gazebo.
"Kami ingin menambah kenyamanan pengunjung. Area tunggu dan ruang istirahat akan kami perluas kapasitasnya. Target kami, saat libur Lebaran nanti, fasilitas ini sudah bisa digunakan sepenuhnya," tambahnya.
Sementara itu, terkait kunjungan wisatawan dalam momen tradisi padusan tahun ini, pengelola menghitung mulai 16-18 Februari 2026.
Berdasarkan data kunjungan dari BUMDes Sumber Kamulyan pada Senin (16/2/2026) tercatat lebih dari 2.000 pengunjung dan Selasa (17/2/2026) lebih dari 3.300 wisatawan.
“Untuk Rabu (18/2/2026) ini tidak akan jauh berbeda. Tapi puncak keramaian pengunjung untuk padusan sudah terjadi pada Selasa (17/2/2026) karena pada Rabu (18/2/2026) ini sudah ada yang menjalankan ibadah puasa,” jelasnya.
Mengenai tren kunjungan pada momen padusan, pengelola mengakui adanya sedikit penurunan jumlah pengunjung dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini disinyalir karena menjamurnya destinasi wisata air baru di wilayah sekitar Kecamatan Tulung yang memecah konsentrasi kunjungan.
Meski demikian, Umbul Pelem diklaim masih menjadi primadona dan mencatatkan angka kunjungan tertinggi dibandingkan objek wisata serupa di kawasan tersebut.
“Dengan perbaikan fasilitas selama sepekan ke depan, Umbul Pelem optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan saat momen Lebaran nanti,” ujar Sariyanto.(ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono