Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pastikan Jalan di Klaten Mulus Sebelum Lebaran, Perbaikan Lewat Tambal Sulam hingga Pengaspalan Dikebut

Angga Purenda • Senin, 23 Februari 2026 | 17:26 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Kepala DPU-PR Klaten meninjau pengerjaan pemeliharaan jalan rutin di ruas Jalan Dr. Supomo, Desa Karanganom, Klaten Utara.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Kepala DPU-PR Klaten meninjau pengerjaan pemeliharaan jalan rutin di ruas Jalan Dr. Supomo, Desa Karanganom, Klaten Utara.

​RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melakukan peninjauan langsung terhadap pengerjaan pemeliharaan jalan rutin alias tambal sulam di ruas Jalan Dr. Supomo, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Senin (23/2).

Dalam tinjauan tersebut, bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Klaten Suryanto.

​Ruas jalan yang sedang diperbaiki ini merupakan jalur vital yang menghubungkan area perkotaan Klaten dengan kawasan industri di Desa Karanganom.

Termasuk menjadi akses menuju ke salah satu kampus di Klaten.

​Bupati Hamenang menjelaskan, perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat melalui kanal aduan Lapor Mas Bup serta surat resmi dari pemerintah desa (Pemdes) setempat.

​"Alhamdulillah hari ini pengerjaan hampir selesai. Meskipun terlihat seperti jalan di tengah sawah, ini adalah jalur vital yang mobilitasnya tinggi. Kami bergerak cepat berdasarkan aduan warga agar aktivitas ekonomi dan masyarakat tidak terganggu," ujar Hamenang di lokasi, Senin (23/2/2026).

Menurut Hamenang, metode tambal sulam dipilih karena merupakan solusi tercepat untuk menangani lubang jalan yang membahayakan pengendara.

Sembari menunggu paket pengerjaan permanen (betonisasi dan pengaspalan) yang akan segera berjalan.

​Pemkab Klaten menargetkan perbaikan jalan di titik-titik ruas jalan di Klaten dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Hamenang menyebutkan bahwa selain tim swakelola dari DPUPR, akan ada belasan paket pengerjaan jalan yang mulai berjalan melalui pihak ketiga.

​"Mulai minggu depan, intensitas perbaikan jalan akan meningkat. Ada sekira 18 paket pengerjaan yang akan dikerjakan oleh pihak ketiga. Fokus kami adalah memastikan jalur kabupaten, terutama jalur mudik dan wisata, dalam kondisi mantap sebelum Lebaran," tegasnya.

​Selain faktor cuaca, Hamenang menyoroti tingginya kerusakan jalan akibat kendaraan yang melebihi muatan.

Baca Juga: Polres Boyolali Amankan Remaja Peracik Petasan di Kecamatan Teras, Mengaku Belajar Secara Otodidak dari YouTube

Bupati sempat menemukan truk tronton yang melintas di jalur yang tidak semestinya pada akhir pekan lalu.

​Untuk mengatasi hal tersebut, Hamenang berencana berkoordinasi dengan Polres Klaten, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) guna merumuskan formulasi pengawasan ruas jalan yang sering dilintasi truk dengan muatan pasir dan batu atau material tambang.

​"Kami mengimbau kepada pengelola tambang dan pemilik truk untuk tertib tonase. Selama ini ada kesan kucing-kucingan dengan petugas, beroperasi saat malam atau hari libur. Ke depan, kami tidak hanya sekadar mengimbau, tapi akan ada tindakan tegas agar memberikan efek jera," kata Hamenang.

​Bupati Hamenang berharap dengan kolaborasi antara perbaikan infrastruktur yang masif dan pengawasan tonase yang ketat menjadikan usia pakai jalan di Klaten bisa lebih awet.

Termasuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Sebelumnya, Kabid Bina Marga DPUPR Klaten Tri Siwidodo membenarkan pada tahun ini terdapat 18 paket pemeliharaan rutin jalan yang tersebar di berbagai titik.

Saat ini masih dalam proses lelang di Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

Mengingat Hari Raya Idul Fitri diperkirakan akhir Maret 2026, DPUPR menargetkan pengerjaan fisik sudah bisa dimulai setidaknya satu bulan sebelum hari H Lebaran.

Tri menjelaskan, kecepatan pemeliharaan rutin jalan sangat bergantung pada kelancaran proses birokrasi lelang. Termasuk cuaca yang diharapkan dapat mendukung perbaikan jalan.

"Ya mudah-mudahan kami ada waktu, paling tidak satu bulan untuk perbaikan,” tambahnya.

Sembari menunggu selesainya proses lelang, petugas DPU-PR Klaten tidak tinggal diam. Mereka dikerahkan untuk melakukan tambal sulam guna meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pengaspalan #tambal sulam #perbaikan jalan rusak #jalan mulus sebelum lebaran #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo