RADARSOLO.COM – Pemkab Klaten menggelar Apel Ambulans dan Petugas Pos Kesehatan Idul Fitri 2026 di halaman Pendapa Pemkab setempat, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan penuh dari garda terdepan sektor kesehatan dalam menyambut lonjakan volume arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Anggit Budiarto melaporkan bahwa kekuatan pengamanan kesehatan tahun ini melibatkan berbagai unsur fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Tercatat sebanyak 180 personel medis telah disiagakan, yang ditarik dari 34 puskesmas, 13 rumah sakit, 45 klinik, satu Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas), dua griya sehat, serta jajaran internal Dinkes.
Untuk mendukung mobilitas kedaruratan, Dinkes juga menerjunkan 64 unit armada ambulans yang siap beroperasi penuh.
Lebih lanjut, Anggit memaparkan bahwa para tenaga medis tersebut akan disebar ke sejumlah pos kesehatan strategis mulai tanggal 14 hingga 23 Maret 2026.
Titik-titik penempatan tersebut meliputi Pos Prambanan, Exit Tol Prambanan, Alun-Alun Klaten, Terminal Ir. Soekarno, hingga Subterminal Delanggu.
"Layanan di posko nantinya mencakup penanganan kegawatdaruratan lalu lintas, termasuk penanganan berbagai keluhan gejala penyakit yang biasa muncul selama perjalanan mudik dan balik," jelasnya.
Puskesmas Tetap Buka Selama Libur
Meskipun ratusan personel ditarik ke posko lapangan, Anggit memastikan layanan kesehatan reguler bagi masyarakat lokal tidak akan terbengkalai.
Seluruh 34 puskesmas di Kabupaten Klaten dipastikan tetap buka dan melayani warga selama libur Lebaran.
Baca Juga: Harga Minyakita Sentuh Rp20 Ribu per Liter, Disdagperin Boyolali Segera Gandeng Bulog
Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya merupakan puskesmas dengan fasilitas rawat inap yang siap bersiaga selama 24 jam.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder.
Ia memprediksi jumlah pemudik tahun ini akan jauh lebih masif, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dari tim medis yang tergabung dalam posko pengamanan gabungan bersama TNI dan Polri.
Kawal Kondisi Fisik Sopir Bus
Bupati juga menginstruksikan tugas preventif tambahan bagi tim kesehatan, yakni melakukan pemeriksaan medis secara proaktif terhadap para pengemudi angkutan umum, khususnya bus.
Langkah ini bertujuan memastikan kondisi fisik para sopir benar-benar prima saat mengangkut ratusan nyawa penumpang.
"Saya minta rekan-rekan serius melaksanakan tugas ini agar seluruh rangkaian Idul Fitri berjalan lancar. Tentu kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tak diinginkan di jalan raya. Sebagai stakeholder kesehatan, kita harus siap," tegas Hamenang.
Bupati menutup arahannya dengan apresiasi dan doa, berharap seluruh petugas di lapangan senantiasa diberikan kesehatan agar nantinya dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono