RADARSOLO.COM- Deretan bus mudik gratis resmi diberangkatkan dari Terminal Ir. Soekarno Klaten pada Sabtu sore (14/3/2026).
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, melepas armada yang akan menjemput ratusan warga perantauan di Jakarta untuk pulang ke kampung halaman dalam rangka Lebaran 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang mengungkapkan, tahun ini Pemkab Klaten memberangkatkan 10 unit bus.
Ditambah satu unit bantuan dari CSR PT Tirta Investama Klaten. Jadi total terdapat 11 unit bus yang diberangkatkan dari Klaten menuju Jakarta.
Selain itu, terdapat tambahan dukungan armada dari tingkat provinsi dan perusahaan negara sebanyak lima bus.
Maka itu armada bus yang akan menjemput warga perantauan asal Klaten di ibu kota sebanyak 16 unit bus.
Bupati Hamenang memastikan bahwa seluruh armada dan kru yang bertugas dalam kondisi prima.
Pengecekan ketat telah dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Polres Klaten, dan TNI.
“Alhamdulillah, fisik bus sudah kita cek dan semuanya prima. Kru, baik driver maupun pendamping dari Dishub, juga sudah cek kesehatan. Kami pastikan mereka bersih dari pengaruh minuman keras maupun narkoba. Semuanya sehat dan aman,” tegas Hamenang.
Para pemudik dijadwalkan berkumpul di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, sebelum diberangkatkan menuju Klaten.
Diperkirakan, rombongan akan tiba di Terminal Ir. Soekarno pada Selasa (17/3/2026) malam.
Menariknya, Bupati Hamenang sudah menyiapkan penyambutan khusus bagi warga Klaten yang baru tiba dari perantauan.
Tradisi kuliner lokal akan menjadi menu pelepas lelah bagi para pemudik.
“Rencana sampai tanggal 17 malam. Seperti biasa, nanti kita sambut di sini (Terminal) untuk istirahat dan nyoto bareng-bareng (makan soto bersama). Saya akan menyambut di sini karena ada soto, biar semuanya happy kembali ke keluarga,” ujarnya.
Hamenang menitipkan pesan kepada para pengemudi agar mengutamakan keselamatan di atas kecepatan.
Ia menekankan prinsip alon-alon asal kelakon (pelan-pelan yang penting sampai) agar perjalanan menjemput kurang lebih 550 warga Klaten ini berjalan tanpa hambatan.
“Doa kita bersama agar tim diberi kemudahan, sehat, selamat, dan bisa menghantarkan pemudik bertemu sanak keluarga di Kabupaten Klaten,” ujarnya. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono