RADARSOLO.COM-Komitmen tegas dalam memberantas penyakit masyarakat (pekat) kembali ditunjukkan oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten.
Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dan ratusan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) hasil operasi gabungan resmi dimusnahkan di halaman Kantor Diskominfo Klaten, Selasa (17/3/2026).
Pemusnahan barang bukti ini dipimpin langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi didampingi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo serta jajaran Forkopimda Klaten lainnya.
Dalam laporannya,Jamin Kekhusyukan Saat Lebaran, Belasan Ribu Botol Miras serta Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan di Klaten
Sebanyak 15.684 botol minuman beralkohol berhasil disita, yang terdiri dari 14.203 botol jenis ciu dan 1.481 botol miras berbagai merek.
"Ini melebihi ekspektasi target awal kami yang minimal di angka 10 ribu botol. Selain itu, kami juga memusnahkan 769 buah knalpot brong hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), terutama pada malam libur yang sering disalahgunakan oleh remaja," terang Faruk.
Faruk menegaskan, langkah tersebut bertujuan menjamin kondusivitas Kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Termasuk menghormati umat Hindu yang akan merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.
Kegiatan pemusnahan dipastikan bukan yang terakhir. Kapolres Klaten menyatakan, operasi serupa akan dilakukan secara periodik.
Untuk rencana pemusnahan selanjutnya di lokasi yang berpindah-pindah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik.
"Kami memohon masyarakat jangan sungkan melaporkan jika ada informasi terkait penyakit masyarakat. Kami berkomitmen untuk istikamah menindaklanjutinya," tegas AKBP Moh. Faruk Rozi.
Baca Juga: Mega Proyek Masjid Kartasura Segera Dimulai, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Cek Lokasi Eks Terminal
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi luar biasa antara polres, TNI dan jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Satpol PP dan Damkar Klaten.
Menurutnya, pemusnahan ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah dalam merespons cepat keluhan masyarakat.
"Tentu selama bulan suci Ramadan, kita ingin semua bisa lebih khusyuk beribadah. Potensi masalah seperti miras dan knalpot brong harus kita selesaikan bersama. Ini adalah bentuk komitmen nyata Forkopimda Klaten," ujar Hamenang dalam sambutannya.
Bupati Hamenang juga menyoroti pentingnya edukasi bagi generasi muda pegiat otomotif agar tetap tertib berlalu lintas.
"Kita sudah contohkan melalui kegiatan ngabuburit bersama naik motor tetap keren meski pakai knalpot standar dan spion lengkap," tambahnya.
Acara ditutup dengan prosesi pemusnahan barang bukti secara simbolis. Lewat langkah tegas ini, diharapkan situasi di Kabupaten Klaten tetap aman, lancar dan kondusif hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono