Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Arus Mudik Lebaran 2026 di Klaten Melonjak 57,5 Persen, Tol Prambanan Jadi Titik Terpadat

Angga Purenda • Kamis, 19 Maret 2026 | 17:11 WIB

Suasana exit tol Prambanan Klaten yang dipadati kendaraan pemudik yang hendak melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta
Suasana exit tol Prambanan Klaten yang dipadati kendaraan pemudik yang hendak melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta

RADARSOLO.COM – Gelombang pemudik yang memasuki wilayah Kabupaten Klaten mulai mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data Operasi Ketupat Candi 2026, volume kendaraan yang melintas melalui jalur tol tercatat meningkat tajam hingga lebih dari 50 persen.

Data Dinamika Harian Polres Klaten menunjukkan, pada Rabu (18/3/2026), jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Klaten melalui gerbang tol mencapai 27.829 unit.

Angka ini meningkat sebesar 57,5 persen dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 17.668 kendaraan.

Sementara itu, arus kendaraan yang keluar dari Klaten melalui jalur tol juga mengalami kenaikan, meski tidak sebesar arus masuk.

Tercatat sebanyak 9.715 kendaraan keluar dari Klaten, atau naik 10,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Lalu Lintas di Tiga Gerbang Tol Masih Tinggi

Hingga Kamis (19/3/2026) pukul 12.00 WIB, hasil traffic counting di tiga gerbang tol utama menunjukkan aktivitas lalu lintas yang masih tinggi.

Tiga titik tersebut meliputi Gerbang Tol Polanharjo, Klaten, dan Prambanan.

Jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Klaten tercatat sebanyak 8.092 unit.

Rinciannya, 2.042 kendaraan melalui GT Polanharjo, 1.037 kendaraan melalui GT Klaten, dan 5.013 kendaraan melalui Gerbang Tol Prambanan.

Adapun kendaraan yang keluar dari wilayah Klaten hingga siang hari mencapai 2.354 unit, dengan rincian 803 kendaraan melalui GT Polanharjo, 491 kendaraan melalui GT Klaten, dan 1.060 kendaraan melalui GT Prambanan.

Dari data tersebut, GT Prambanan menjadi titik paling padat, dengan kontribusi lebih dari separuh total kendaraan yang masuk ke wilayah Klaten hingga siang hari.

Transportasi Umum Ikut Padat

Tidak hanya jalur tol, lonjakan pemudik juga terjadi pada sektor transportasi umum.

Pada 18 Maret 2026, Stasiun Klaten melayani sebanyak 6.965 penumpang, menunjukkan tren peningkatan harian.

Sementara itu, Terminal Klaten mencatat aktivitas penumpang mencapai 992 orang, baik yang datang maupun berangkat.

Polisi Sebut Puncak Arus Sudah Terjadi

Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi mengungkapkan bahwa peningkatan volume kendaraan sudah terlihat jelas dibandingkan hari biasa.

Jika biasanya arus kendaraan keluar berkisar 500 hingga 700 unit per jam, kini telah menembus lebih dari 1.000 unit per jam.

“Puncak arus mudik sudah terjadi semalam. Kemarin tercatat 1.070 kendaraan, dan saat ini berada di kisaran 1.060 kendaraan per jam yang keluar dari Tol Prambanan. Ada kenaikan yang jelas,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan yang melintas didominasi pemudik dari luar kota dengan tujuan akhir wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

“Kami sempat berinteraksi dengan pemudik dari Bali, Tangerang, dan daerah lain di luar Jawa Tengah. Mayoritas mengarah ke Yogyakarta,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan, terutama di jalur arteri setelah Exit Tol Prambanan menuju perbatasan DIY, Polres Klaten telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

Langkah tersebut meliputi penempatan personel di titik-titik rawan untuk pemantauan secara real-time, serta menyiagakan empat tim urai yang bertugas melakukan rekayasa lalu lintas saat terjadi kemacetan.

Selain itu, petugas juga melakukan penutupan titik putar balik (u-turn) di sepanjang jalur arteri mulai dari Exit Tol Prambanan hingga perbatasan DIY guna memperlancar arus utama.

“Penutupan u-turn dilakukan untuk mengurangi hambatan di jalur utama,” jelas AKBP Faruk.

Polres Klaten juga menjalin koordinasi intensif dengan Satlantas Polda DIY dan Polres Sleman untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di wilayah perbatasan.

Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto menegaskan bahwa pihak kepolisian terus bersiaga penuh dalam memantau dinamika arus mudik selama Operasi Ketupat Candi 2026.

“Pemantauan arus kendaraan terus kami lakukan, baik yang masuk maupun keluar Klaten. Pengaturan lalu lintas dioptimalkan untuk menjaga kelancaran dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Klaten tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik berlangsung aman, lancar, dan nyaman. (ren/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#arus mudik lebaran 2026 #gerbang tol prambanan #arus mudik #tol klaten #lebaran 2026