Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tembus 13 Ribu Wisatawan dalam Sehari, Kunjungan Candi Prambanan Meningkat Signifikan

Angga Purenda • Senin, 23 Maret 2026 | 09:00 WIB

Suasana kunjungan wisatawan di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Klaten selama libur Lebaran
Suasana kunjungan wisatawan di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Klaten selama libur Lebaran

RADARSOLO.COM – Momentum libur Lebaran 2026 membawa angin segar bagi sektor pariwisata di Kabupaten Klaten.

Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan mencatatkan lonjakan pengunjung yang sangat signifikan. Terutama memasuki puncaknya pada akhir pekan pasca-Lebaran.

Berdasarkan data kunjungan, tren kenaikan mulai terlihat sejak Jumat (20/3/2026) dengan jumlah 5.565 pengunjung.

Angka ini terus merangkak naik pada Sabtu (21/3/2026) menjadi 6.815 orang.

Sedangkan pada hari Minggu (22/3/2026) yang mencatatkan sebanyak 13.486 pengunjung.

General Manager Prambanan dan Ratu Boko Ratno Timur mengungkapkan bahwa peningkatan ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan rata-rata kunjungan pada hari biasa atau selama bulan Ramadan.

"Rata-rata pengunjung biasa kemarin kan baru sekitar 2.000-3.000 orang, apalagi waktu puasa hanya 2.000-an orang. Sejak hari pertama Lebaran sudah mendekati 5.000 dan ini trennya sangat cukup signifikan meningkat," ujar Ratno saat ditemui di lokasi, Senin (23/3/2026)

Ratno memprediksi puncak kunjungan akan terjadi pada H+3 Lebaran dengan target mencapai 20.000 orang dalam sehari.

Secara total, pihak manajemen menargetkan sebanyak 129.000 wisatawan akan memadati kawasan Prambanan dan Ratu Boko selama periode libur Lebaran tahun ini.

"Kalau lonjakan itu antara tanggal 20-29 Maret, diprediksi meningkat 3 sampai 5 persen dibanding tahun lalu. Trennya sudah mengarah ke situ," tambahnya.

Kemudahan akses melalui jalan tol fungsional menjadi salah satu faktor utama membludaknya wisatawan di Candi Prambanan.

Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan mulai terlihat dari Exit Tol Prambanan hingga ruas jalan nasional Jogja-Solo.

"Informasi dari kepolisian, mulai dari Kota Klaten sampai Exit Tol Prambanan sudah mulai padat. Pihak Dishub dan kepolisian juga sudah memberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas," jelas Ratno.

Untuk memanjakan pengunjung, TWC Prambanan menyajikan berbagai wahana dan aktivasi menarik.

Salah satunya adalah Pasar Medang dan kolaborasi dengan film yang sedang tayang, Pelangi di Mars.

Wisatawan dapat berfoto dengan boneka robot ikonik dari film tersebut di area Candi.

“Bagi keluarga, tersedia fasilitas baru berupa sepeda listrik family yang bisa dikendarai bersama-sama oleh ayah, ibu, dan anak,” tambahnya.

Selama periode libur Lebaran ini, harga tiket masuk kategori high season (tanggal merah, Sabtu, dan Minggu) dibanderol sebesar Rp 65.000 per orang.

Sedangkan untuk hari kerja biasa (normal weekday) tetap di angka Rp 50.000 per orang.

Antusiasme pengunjung terlihat dari beragamnya asal daerah mereka. Alvian, 27, seorang warga asal Madiun, Jawa Timur yang bekerja di Bali, mengaku sengaja memilih Prambanan karena aksesnya yang kini lebih cepat berkat adanya tol.

"Lebih dekat lewat tol, perjalanannya sekitar 4 jam dari Madiun. Kalau lewat jalur arteri biasa bisa sampai 6 jam. Suasananya asik, banyak pilihan aktivitas meskipun kita cuma mau duduk-duduk piknik bareng keluarga," kata Alvian.

Senada dengan Alvian, Richelya, 23, wisatawan asal Ternate, Maluku Utara mengaku tak pernah bosan mengunjungi Candi Hindu terbesar di Indonesia ini.

"Ini sudah ketiga kalinya saya ke sini. Menarik karena ada kisah Roro Jonggrang dan sejarah rekonstruksinya setelah gempa. Spot fotonya juga bagus, apalagi ada jasa sewa baju daerah yang unik dengan latar belakang candi," ujarnya.(ren)

Editor : Nur Pramudito
#klaten #wisatawan #candi prambanan