RADARSOLO.COM - Bagi wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan selama libur Lebaran ini terdapat satu titik yang tak boleh dilewatkan.
Berlokasi di dalam kompleks destinasi, Pasar Medang hadir menjadi surga kuliner tradisional yang menawarkan pengalaman bersantap unik dengan latar megahnya candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama InJourney Destination Management (IDM) Joel Siahaan menjelaskan bahwa Pasar Medang dirancang khusus untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pasar Medang hadir menyemarakkan musim ramai Lebaran, tepatnya mulai tanggal 21-24 Maret 2026.
Sebanyak lebih dari 20 UMKM lokal dilibatkan untuk menyajikan ragam menu khas Nusantara, khususnya kuliner tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta.
"Menu-menunya secara umum tradisional, seperti gudeg, sate koyor, nasi gule, hingga dawet. Harganya pun cukup terjangkau, rata-rata sekitar Rp25.000 per porsi. Sementara untuk minuman tentu lebih murah," ujar Joel Siahaan saat di lokasi, Senin (23/3/2026)
Pemilihan menu tradisional ini bukan tanpa alasan. Menurut Joel, pihaknya ingin menyelaraskan pengalaman kuliner dengan atmosfer budaya yang kental di kawasan Prambanan.
"Kita ingin orang yang datang, mungkin dari luar Jawa, memiliki experience baru. Mereka bisa mendapatkan pengalaman kuliner khas Jawa Tengah dan Yogyakarta sekaligus pengalaman berwisata candi. Jadi kulinernya dapat, budayanya juga dapat," tambahnya.
Pasar Medang yang beroperasi mulai pukul 10.00-17.00 WIB itu juga menawarkan hiburan tambahan.
Selain memanjakan lidah, pengunjung akan disuguhi berbagai pertunjukan seni, seperti tarian tradisional yang menambah kental suasana Jawa di tengah area destinasi.
Sementara itu, daya tarik Pasar Medang terbukti sukses memikat wisatawan lintas provinsi. Salah satunya adalah Tiur Bungaria Oktoberina Sinaga, pengunjung asal Sidoarjo, Jawa Timur.
Ia datang bersama rombongan keluarga besar, Tiur mengaku sengaja mampir ke Pasar Medang untuk mengobati rasa kangennya pada masakan Yogyakarta.
"Kangen saja, karena terakhir ke Jogja itu waktu sekolah, saat study tour. Tadi saya pilih gudeg, es jeruk dan tempe mendoan. Rasanya enak, lezat," ungkap Tiur sembari menikmati suasana di kompleks Candi Prambanan.
Menurutnya, pilihan menu di Pasar Medang sangat beragam dan representatif sebagai kuliner khas Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Kehadiran pasar kuliner di dalam area candi ini dinilai sangat memudahkan wisatawan yang ingin beristirahat setelah lelah berkeliling kompleks candi.
Bagi wisatawan yang hendak mengunjungi Kompleks Candi Prambanan yang berada di wilayah Klaten dalam beberapa hari ke depan, Pasar Medang bisa menjadi pilihan tepat untuk mengisi tenaga.
Sekaligus mencicipi kekayaan rasa lokal sebelum melanjutkan perjalanan mudik atau liburan.(ren)
Editor : Nur Pramudito