RADARSOLO.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten Purwanto melakukan pemantauan intensif ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Klaten selama masa libur Lebaran 2026.
Purwanto menjelaskan bahwa pihaknya telah membagi personel disbudporapar ke dalam beberapa tim monitoring yang dibantu oleh Forum Komunikasi Desa Wisata.
Tim tersebut tersebar di sekitar 80 objek wisata di Klaten, baik yang dikelola oleh BUMDes, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemerintah daerah maupun pihak swasta.
Dalam kunjungannya di Umbul Brondong, Kecamatan Kebonarum, Senin (23/3/2026), Ia menekankan pentingnya kesiapan pelayanan dan pengelolaan lingkungan di tengah lonjakan pengunjung.
"Hasil pantauan dari kemarin hingga hari ini, kondisi di berbagai objek wisata terpantau aman dan lancar. Seperti di Rowo Jombor, arus lalu lintas terkendali dan tidak ada kemacetan berarti," ujar Purwanto saat ditemui di sela-sela kunjungannya di Umbul Brondong.
Tingginya antusiasme masyarakat ke objek wisata air, Purwanto memberikan catatan khusus bagi para pengelola.
Mengingat menjadi andalan Klaten dalam masa libur Lebaran kali ini.
Terutama terkait keamanan wisatawan yang perlu ditunjang dengan berbagai sarana-prasarana yang memadai.
"Kesiapan pengamanan harus sangat diperhatikan karena pengunjung sangat luar biasa. Selain itu, masalah sampah juga menjadi fokus kami. Pengunjung yang datang pasti membawa sampah, maka pengelola harus siap dalam penanganannya agar kenyamanan tetap terjaga," tegasnya.
Ia menambahkan, meski tidak menetapkan target angka kunjungan secara spesifik, pihaknya optimistis jumlah wisatawan tahun ini akan melampaui capaian tahun lalu yang berada di angka 7,5 juta wisatawan berkunjung ke Klaten.
“Pemkab Klaten juga terus berupaya memperkuat posisi Klaten sebagai destinasi unggulan di antara dua kota besar, Solo dan Yogyakarta. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng agen travel dan pelaku pariwisata nasional untuk mempromosikan potensi wisata Klaten secara lebih luas,” jelasnya.
Daya tarik wisata air Klaten memang tidak diragukan lagi, terutama bagi para pemudik yang ingin melepas penat.
Salah satu pengunjung di Umbul Brondong, Sudadi, 44, pemudik asal Salatiga, Jawa Tengah mengaku sengaja memboyong keluarganya untuk berenang.
"Setelah hari pertama fokus bersilaturahmi dengan orang tua dan saudara, hari ini waktunya mengajak anak-anak main ke kolam. Pilihannya di sini karena anak-anak suka berenang dan hawanya sejuk," ujar Sudadi.
Bagi Sudadi, berwisata ke umbul merupakan agenda rutin setiap kali mudik ke Klaten.
"Klaten ini kan panas, jadi kalau ke kolam renang rasanya sejuk, lumayan buat ngadem dan refreshing dari kesibukan kerja sehari-hari," tambahnya.
Wisata air diprediksi masih akan terus dipadati pengunjung hingga akhir masa libur sekolah dan cuti bersama.
Mengingat posisi strategis Klaten sebagai daerah transit dan tujuan wisata budaya serta alam di Jawa Tengah.(ren)
Editor : Nur Pramudito