Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Belum Masuk Arus Balik Lebaran: Puluhan Ribu Kendaraan Keluar dari Exit Tol Prambanan Menuju Yogyakarta, Polres Klaten Rekayasa Lalu Lintas

Angga Purenda • Senin, 23 Maret 2026 | 16:56 WIB

Sejumlah personel Polres Klaten melakukan rekayasa lalu lintas di simpang exit Tol Prambanan guna mengurai arus kendaraan yang mengarah ke Yogyakarta dan Jakarta
Sejumlah personel Polres Klaten melakukan rekayasa lalu lintas di simpang exit Tol Prambanan guna mengurai arus kendaraan yang mengarah ke Yogyakarta dan Jakarta

RADARSOLO.COM - Memasuki puncak arus libur Lebaran pada Senin (23/3/2026), wilayah hukum Polres Klaten menjadi titik perhatian utama kepolisian.

Ribuan kendaraan terpantau memadati jalur arteri Solo–Yogyakarta serta kawasan exit Tol Prambanan menuju perbatasan Klaten–Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Meski terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan, sinergi pengaturan di lapangan berhasil menjaga arus tetap terkendali.

Hal ini berkat kepolisian mengintensifkan penerapan rekayasan lalu lintas di titik kepadatan arus dari exit tol hingga perbatasan Klaten-Sleman, DIY.

Dari pantauan radarsolo.com di exit tol Prambanan yang menjadi titik pertemuan dengan kendaraan dari ruas Jalan Solo-Jogja diterapkan rekayasa lalu lintas.

Hal itu untuk mengurai kepadatan kendaraan yang berada di Jalan Tol Solo-Jogja yang hendak keluar dari exit Tol Prambanan.

Bahkan kepolisian memanfaatkan panggung milik Satlantas Polres Klaten untuk mengatur arus kendaraan dari arah tol, Solo dan Jogja.

Terlihat kepadatan arus kendaraan di Jalan arteri Solo-Jogja sempat padat merayap.

Berdasarkan data dari kepolisian, pada Senin (23/3/2026) untuk kendaraan yang keluar dari exit tol Prambanan sudah mencapai 1.700 kendaraan per jam.

Meski lebih rendah dibandingkan dengan Minggu (22/3/2026) yang mencapai 2.000 kendaraan per jam.

Kepala Pos Pelayanan Terpadu Prambanan Klaten AKP Suparjo menjelaskan bahwa kepadatan yang terjadi saat ini didominasi oleh warga yang melakukan perjalanan wisata, bukan pemudik yang melakukan arus balik.

Hal ini terlihat dari plat nomor kendaraan yang masih didominasi kendaraan lokal serta volume kendaraan yang masuk ke tol masih cenderung landai.

​"Ini masih arus wisata, mereka berputar-putar di area lokal. Untuk arus balik belum terlihat menonjol di sini, kemungkinan karena exit tol Purwomartani sudah dibuka sehingga arus terpecah ke sana," ujarnya, Senin (23/6/2026).

Berdasarkan data dari kepolisian untul puncak kepadatan kendaraan yang keluar dari exit Tol Prambanan sebanyak 1.784 kendaraan dari Pukul 14.00-15.00.

Sedangkan yang masuk ke jalur tol terpantau landai dengan 300-500 kendaraan per jam.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto yang memantau langsung kondisi di depan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, mengapresiasi efektivitas langkah penarikan arus yang dilakukan personel Polres Klaten.

"Alhamdulillah cukup lancar walaupun jalur agak padat. Upaya Polres Klaten untuk melaksanakan kegiatan penarikan arus dari arah Prambanan menuju Jakarta maupun Yogyakarta berjalan dengan baik dan terukur," ujar Kombes Pol Artanto.

Dalam pelaksanaannya, personel Polres Klaten menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penarikan arus kendaraan untuk mengurangi beban di titik tertentu.

Upaya ini juga dilakukan dengan koordinasi lintas wilayah guna memastikan arus kendaraan tetap terdistribusi dengan baik.

Kondisi arus lalu lintas di jalur Exit Tol Prambanan hingga perbatasan Klaten–Yogyakarta menjadi perhatian utama karena tingginya mobilitas masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan yang menuju wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan data traffic counting dari Posko Induk Polres Klaten pada Minggu (22/3/2026) periode pukul 06.00 hingga 22.00 untuk GT Prambanan tercatat sebagai titik keluar paling sibuk.

Sebanyak 23.741 kendaraan keluar melalui GT Prambanan menuju jalur arteri dan 7.246 kendaraan masuk melalui gerbang tol yang sama.

Selain GT Prambanan, data sebaran kendaraan di gerbang tol lainnya di wilayah Klaten.

Untuk GT Polanharjo terdapat 7.795 kendaraan masuk dan 8.647 kendaraan keluar.

Sedangkan untuk GT Klaten terdapat 3.806 kendaraan masuk dan 7.411 kendaraan keluar.

Polres Klaten juga terus berkoordinasi lintas wilayah dengan Polres Sleman untuk menyiapkan jalur alternatif jika kepadatan di jalur utama mencapai titik jenuh.

Masyarakat diimbau untuk tetap sabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan selalu menjaga keselamatan berkendara di tengah padatnya arus lalu lintas.

Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi menjelaskan bahwa konsentrasi kepadatan terjadi di jalur arteri setelah exit Tol Prambanan.

Titik ini merupakan pertemuan arus (bottleneck) antara kendaraan yang keluar dari jalan tol dengan kendaraan dari jalur utama Solo–Yogyakarta.

"Ruas jalan setelah Exit Tol Prambanan menampung kendaraan dari tol dan arteri. Pada jam sibuk seperti pukul 14.00 - 15.00 saja, tercatat lebih dari 2.000 kendaraan keluar dalam satu jam melalui Gerbang Tol (GT) Prambanan," jelas Kapolres.

Untuk mengantisipasi kemacetan total, Polres Klaten telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas yang dibagi ke dalam beberapa kategori. Yakni normal, ramai, padat dan darurat.

Langkah konkret yang diambil meliputi penarikan arus dengan melakukan prioritas hijau pada lampu lalu lintas di persimpangan yang rawan kepadatan kendaraan.

Kemudian melakukan penutupan U-Turn untuk mengurangi hambatan samping di sepanjang jalur arteri Solo-Jogja.

Selain itu, Polres Klaten mengatur ritme kendaraan masuk agar tidak menumpuk di satu titik ekstrem.

Selain pemudik arus balik, Faruk menambahkan bahwa peningkatan volume kendaraan pada sore hari.

Didominasi oleh warga lokal yang bersilaturahmi serta wisatawan yang menuju objek wisata di wilayah Sleman dan Yogyakarta.

"Hingga saat ini kondisi masih ramai lancar. Namun, kami terus bersiaga karena potensi pergeseran arus dari Yogyakarta menuju Klaten biasanya meningkat menjelang malam hari," tambah Faruk.(ren)

Editor : Nur Pramudito
#rekayasa lalu lintas #klaten #Tol Prambanan #polres klaten #arus balik lebaran