Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Wadahi Kreativitas Remaja di Klaten, 64 Tim Ikuti Kompetisi E-Sport Cup 2

Angga Purenda • Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB
Turnamen e-Sport bertajuk Kapolres Klaten E-Sport Cup 2 di Aula Satya Haprabu Polres Klaten. (Dokumentasi Polres Klaten)Turnamen e-Sport bertajuk Kapolres Klaten E-Sport Cup 2 di Aula Satya Haprabu Polres Klaten. (Dokumentasi Polres Klaten)

RADARSOLO.COM - Polres Klaten kembali menggelar turnamen e-Sport bertajuk Kapolres Klaten E-Sport Cup 2 pada Minggu (12/4/2026).

Kompetisi Mobile Legends tersebut diikuti 64 tim yang berlangsung meriah di Aula Satya Haprabu Polres Klaten.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta itu berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten.

Didominasi kalangan remaja dalam turnamen tersebut menunjukan antusiasi tinggi terhadap olaharaga digital di Kota Bersinar.

Baca Juga: Yai Mim Sakit Apa? Dikabarkan Meninggal Dunia di Tengah Proses Penahanan Polresta Malang

Turnamen tersebut menggunakan format single elimination dengan sistem pertandingan best of three (BO3) sejak babak penyisihan hingga grand final.

Namun, lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan karakter.

Pada kesempatan itu, seluruh peserta mengikrarkan komitmen untuk menjadi remaja yang taat hukum, disiplin serta menjunjung tinggi sportivitas dan etika.

Seluruh jalannya pertandingan diawasi dengan tata tertib yang ketat. Guna menjamin profesionalisme dan keadilan bagi seluruh tim yang bertanding.

Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi mengungkapkan, turnamen ini adalah langkah nyata kepolisian dalam menyediakan wadah positif bagi remaja di era digital.

Baca Juga: Ratusan Lapak PKL di Trotoar Jatinom Klaten Ditertibkan, Pedagang Minta Keadilan

"Alhamdulillah, Polres Klaten telah melaksanakan turnamen e-sport seri 2. Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kami menyiapkan wadah positif agar bakat remaja dapat tersalurkan pada hal-hal yang baik," ujar kapolres.

Lebih lanjut, Faruk menekankan pentingnya penyebutan atlet bagi para peserta. Hal ini bertujuan untuk menanamkan mental fair play serta membuka peluang karier profesional di bidang e-sport.

Meski mendukung penuh, Faruk juga memberikan peringatan tegas agar hobi ini tidak mengganggu kewajiban utama para remaja.

"E-sport jangan sampai menimbulkan kecanduan yang membuat mereka abai terhadap tanggung jawab pendidikan maupun kehidupan sosial di masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Guru TK Sragen Divonis 2 Tahun Penjara: Kuasa Hukum Sebut Hakim Ragu, Rekan Guru Menangis

Dalam turnamen tersebut, Polres Klaten menyediakan total hadiah sebesar Rp10 juta yang mencakup uang pembinaan bagi juara pertama hingga harapan. Selain uang tunai, pemenang juga berhak mendapatkan piala serta hadiah tambahan berupa perangkat elektronik.

Di sisi lain, melalui pendekatan humanis dan kreatif ini, Polres Klaten berharap dapat membangun ekosistem e-sport yang sehat di Klaten, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan generasi muda demi mencegah kenakalan remaja.

“Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan atau duta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing,” tambahnya. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kompetisi e sport cup 2 #kreativitas remaja #Kapolres Klaten AKBP M Faruk Rozi