Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir hingga mengakibatkan dapur ambruk di Desa Ketitang, Kecamatan Juwiring, Rabu (15/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)RADARSOLO.COM - Intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa (14/4/2026) malam hingga Rabu (15/4/2026) pagi mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten terdampak bencana.
Merespon hal tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi terdampak. Termasuk menyalurkan bantuan darurat kepada warga, Rabu (15/4/2026).
Dua titik utama yang dikunjungi Bupati Hamenang adalah Desa Kingkang, Kecamatan Wonosari.
Terdapat satu rumah warga roboh total. Begitu juga di Desa Ketitang, Kecamatan Juwiring, yang terendam banjir luapan sungai hingga mengakibatkan bagian dapur rumah warga ambruk.
Untuk Desa Kingkang, sebuah rumah milik Suranto, 54 rata dengan tanah. Bangunan semi permanen bermaterial kayu dan gedhek (anyaman bambu) tersebut roboh pada Rabu (15/4/2026) pagi sekitar pukul 06.00.
"Awalnya saya dengar suara krek' dari atas plafon. Saya langsung lari keluar. Tidak lama setelah saya duduk di luar, rumah langsung ambruk," ujar Suranto yang tinggal bersama dua orang lainnya.
Suranto menuturkan bahwa kondisi bangunan memang sudah tua dan miring sebelum akhirnya diterjang hujan lebat. Kini, ia terpaksa mengungsi ke tempat saudara.
"Harapan saya hanya ingin punya tempat untuk tidur lagi, karena saya sendiri tidak punya biaya untuk membangun kembali," tuturnya.
Bergeser ke Desa Ketitang, Bupati Hamenang meninjau dampak banjir luapan sungai merendam permukiman warga. Salah satunya milik Nuryani, 53, ia menceritakan, betapa cepatnya air masuk ke dalam rumah.
"Air naik sekitar Pukul 04.30. Sangat cepat, hanya dalam 5 menit air sudah masuk ke kamar. Di luar rumah tingginya bahkan sudah sedada orang dewasa," jelas Nuryani.
Akibat derasnya terjangan air, bagian dapur rumahnya pun ambruk pada pukul 08.30. Dirinya bersyukur tidak tertimpa material bangunan dari dapur rumahnya yang ambruk tersebut.
Usai meninjau di dua lokasi itu, Bupati Hamenang mengungkapkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) untuk segera melakukan asesmen.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya roboh di Desa Kingkang, Kecamatan Wonosari. (Angga Purenda/Radar Solo)"Hari ini kami hadir membawa bantuan makanan dan kebutuhan darurat. Tim teknis sudah mengecek, insyaallah dalam beberapa hari ke depan material bangunan akan dikirim untuk membantu renovasi rumah yang roboh secara gotong-royong bersama relawan," kata Hamenang.
Bupati Hamenang mengungkapkan berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat sembilan wilayah kecamatan di Klaten yang melaporkan kejadian bencana akibat hujan kali ini. Meski demikian, ia bersyukur air mayoritas wilayah cepat surut dan tidak ada korban jiwa atau luka.
"Beberapa sekolah memang terdampak dan kami instruksikan untuk belajar di rumah sementara waktu agar bisa dilakukan pembersihan. Kami juga menghimbau warga tetap waspada karena prediksi BMKG cuaca ekstrem masih akan berlangsung. Mari gotong-royong bersihkan parit dan pangkas pohon yang rawan roboh," pesan Hamenang. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono