RADARSOLO.COM - Estafet kepemimpinan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Klaten kembali dipercayakan kepada Much Nasir. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Klaten Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Klaten, Sabtu (18/4/2026).
Dalam Muskab kali ini mengusung tema Pencak Silat Klaten dari Klaten Menuju Pentas Dunia.
Hal itu menjadi momentum penting bagi 20 perguruan silat di Klaten untuk mengevaluasi sekaligus merancang strategi prestasi empat tahun ke depan.
Baca Juga: Jadi Mitra Strategis Pemkab, Bupati Hamenang Kukuhkan Pengurus Sedulur Ambulans Klaten
Ketua Harian Pengprov IPSI Jawa Tengah Darmadi yang hadir mewakili Ketua Umum Pengprov Jateng memberikan apresiasi luar biasa terhadap iklim pembinaan di Klaten.
Ia menyebut capaian prestasi pesilat Klaten bukan lagi sekadar di tingkat regional, melainkan sudah menembus level internasional.
"Prestasi pesilat Klaten bukan kebetulan. Setelah sebelumnya ada Khoirudin Mustakim (Persinas ASAD), kini muncul Azka Shahia Altha Faliha dari Tapak Suci yang menjadi juara dunia remaja di Abu Dhabi. Ini bukti proses pembinaan di perguruan dan organisasi IPSI Klaten berjalan sangat baik, guyub dan rukun," tegas Darmadi.
Ia juga mengingatkan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Munas XVI IPSI di Jakarta awal April lalu. Bahwa pencak silat harus terus diperkuat sebagai identitas bangsa yang mendunia.
Dukungan senada datang dari Ketua Umum KONI Klaten Parwanto. Ia menilai IPSI merupakan salah satu cabang olahraga andalan yang memiliki tata kelola organisasi paling sehat di Klaten.
“IPSI adalah andalan kami di berbagai ajang, termasuk PORPROV Jawa Tengah. Kami di KONI berkomitmen penuh untuk terus mendukung pengembangan atlet maupun organisasi IPSI Klaten,” ujar Parwanto.
Baca Juga: Sambut Hari Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Klaten Kampanye Sadar Bencana Bareng Disabilitas di CFD
Usai ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum IPSI Klaten 2026-2030 secara aklamasi oleh 20 perguruan pemegang hak suara, Much Nasir menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang menurutnya tidak ringan tersebut.
“Tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga konsistensi prestasi dari Klaten menuju pentas dunia. Sejarah sudah membuktikan kita bisa. Melalui sinergi 20 perguruan yang ada, kita akan terus mendukung pembangunan daerah menuju masyarakat yang maju dan sejahtera,” ungkap Nasir.
Ketua Steering Committee Muskab Tonang Juniarta menambahkan bahwa selain memilih ketua baru, forum tersebut juga telah mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2022-2026 dengan hasil yang memuaskan.
Di sisi lain, penyelenggaraan Muskab kali ini membuktikan bahwa persaingan antarperguruan di Klaten tetap berada dalam bingkai persaudaraan yang kuat demi kejayaan pencak silat Indonesia. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono