Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Himpun Dana Setiap Bulan, 87 Anak Yatim di Sidowayah Klaten Terima Santunan Tunai Sebesar Rp 200 Ribu

Angga Purenda • Senin, 20 April 2026 | 18:51 WIB
Pemberian santunan berupa uang tunai kepada anak yatim di Balai Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Senin (20/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Pemberian santunan berupa uang tunai kepada anak yatim di Balai Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (19/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM–Kebahagiaan terpancar di wajah puluhan anak yatim yang berkumpul di Balai Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, pada Minggu (19/4/2026). Yayasan Yatim Duafa Desa Sidowayah kembali menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus penyaluran santunan rutin yang kini telah memasuki putaran ke-83.

Penyaluran santunan itu diinisiasi oleh Kepala Desa Sidowayah Mujahid Jaryanto yang juga menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Yatim Duafa.

Berawal dari kenyataan di lapangan bahwa tidak sepenuhnya fakir miskin, anak telantar dipelihara oleh negara. Termasuk bantuan langsung tunai (BLT) hingga Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menyentuh anak yatim.

Baca Juga: Gelar Muscab, PKB Klaten Bakal Setorkan Nama Calon Ketua DPC ke DPP

Melihat kondisi itu, Mujahid tergerak mengembangkan kelompok pengajiannya menjadi yayasan yang sudah eksis sejak Juni 2019. Yakni memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa secara rutin.

Pada kesempatan kali ini, santunan diberikan kepada 87 anak yatim dengan total dana yang terhimpun mencapai belasan juta rupiah.

Ada hal unik dalam pengelolaan dana di yayasan tersebut untuk santunan. Mujahid menjelaskan bahwa mereka menerapkan prinsip transparansi penuh yang diibaratkan seperti pelayanan di SPBU.

"Kita punya prinsip kayak SPBU, mulai dari nol. Artinya, dana yang kita dapatkan dari donatur langsung kita bagikan habis. Kita tidak menyisakan uang sepeser pun di rekening Yayasan. Saldo harus kembali nol setelah penyaluran," ujar Mujahid saat ditemui radarsolo.com di lokasi acara.

Untuk kegiatan kali ini, setiap anak menerima santunan tunai sebesar Rp 200.000. Dana tersebut murni berasal dari para donatur dan sponsor, termasuk dukungan dari TIV, Domba Dobi dan berbagai pihak lainnya yang juga memberikan doorprize serta bingkisan tambahan bagi anak-anak.

Meski berbasis di Desa Sidowayah, manfaat yayasan ini ternyata dirasakan hingga luar wilayah Polanharjo. Mujahid mengungkapkan bahwa penerima manfaat mencakup warga Delanggu, Wonosari, Tulung, Karanganom, hingga Kabupaten Boyolali seperti wilayah Pengging.

Baca Juga: Peringati Hari Kartini ke-147: Pemkab Klaten Gelar Fashion Show, Ubah Limbah Kain Perca Lurik Jadi Busana Berkelas Nasional

"Sistemnya, di mana ada donatur dan di situ ada anak yatim, maka kita rangkul. Untuk warga luar Sidowayah memang sistemnya rolling (bergantian) menyesuaikan kecukupan dana yang berhasil dihimpun setiap bulannya," tambahnya.

Yayasan tersebut membatasi pemberian santunan hingga anak tersebut lulus jenjang SMP. Mujahid menekankan bahwa kunci keberlangsungan yayasan ini selama hampir tujuh tahun adalah niat ibadah.

"Prinsip kita adalah bahagiakan orang lain, maka insya Allah Anda akan dibahagiakan oleh Allah SWT. Kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa melihat orang lain bahagia. Dalam bekerja, kita niatkan untuk ibadah agar semuanya sesuai harapan," ujarnya.

Baca Juga: Waspadai Hidden Black Spot, Dishub Boyolali Perketat Dokumen Andalalin bagi Industri dan Toko

Manfaat nyata dirasakan oleh salah satu penerima santunan, Rafiq Hanan, 15, Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Remaja yang kini duduk di kelas XI dan menimba ilmu di Pondok Pesantren di Ceper, Klaten ini mengaku sangat terbantu dengan santunan rutin tersebut.

"Alhamdulillah, santunan ini bisa menambah uang saku sekolah dan kebutuhan di pondok. Saya sudah menerima manfaat ini sejak kelas VIII," kata Rafiq yang telah menjadi yatim sejak kelas IV SD ini. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#santunan anak yaitm di sidowayah #yayasan yatim duafa desa sidowayah #klaten