Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Gantiwarno Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi, Bupati Hamenang Luncurkan Program SRIKANDI Masuk Desa

Angga Purenda • Rabu, 22 April 2026 | 16:51 WIB
Peluncuran Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Masuk Desa di Pendapa Kecamatan Gantiwarno, Rabu (22/4/2026) 
Peluncuran Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Masuk Desa di Pendapa Kecamatan Gantiwarno, Selasa (21/4/2026) 

RADARSOLO.COM - Pemkab Klaten terus melakukan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

Salah satunya dengan meluncurkan program Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Masuk Desa.

Diluncurkan oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Pendapa Kecamatan Gantiwarno pada Selasa (21/4/2026)

Peluncuran itu menandai digitalisasi secara penuh administrasi desa.

Baca Juga: Solodiran Klaten Jadi Sasaran TMMD, Fokus Perkuat Infrastruktur Talud Hingga Rehabilitasi RTLH

Terlebih lagi menjadikan Kecamatan Gantiwarno sebagai wilayah pertama di Jawa Tengah yang mengimplementasikan sistem kearsipan dinamis terintegrasi hingga ke level pemerintahan desa.

Bupati Hamenang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kecamatan Gantiwarno.

Menurutnya, inovasi tersebut membuktikan bahwa kemajuan teknologi tidak harus selalu berpusat di tengah kota.

"Terima kasih kepada Ibu Camat, Forkopimcam dan seluruh kepala desa atas kolaborasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa inovasi bisa dimulai dari wilayah perbatasan seperti Gantiwarno," tutur Hamenang.

Peluncuran yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Bupati Klaten berharap semangat perjuangan RA Kartini dapat menjadi inspirasi bagi perangkat desa.

Baca Juga: Kejari Karanganyar Edukasi Siswa Bahaya Narkoba saat Pemusnahan Barang Bukti

Terutama untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman melalui kemandirian digital.

Implementasi SRIKANDI membawa perubahan fundamental pada pola kerja perangkat desa di Kecamatan Gantiwarno.

Adanya sistem tersebut menjadikan keterbatasan fisik bukan lagi penghalang dalam melayani masyarakat.

Mengingat kades kini dapat menandatangani dokumen kependudukan atau administrasi lainnya kapan saja dan di mana saja melalui ponsel pintar dengan memanfaatkan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Dengan sistem ini, kepala desa tidak harus selalu berada di kantor untuk memberikan tanda tangan. Pelayanan tetap bisa berjalan di mana pun berada, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait lambatnya pelayanan administrasi,” ujarnya.

Baca Juga: Laka Maut di Tugu Wisnu Solo: Polisi Periksa Intensif Sopir Truk Terkait Tewasnya Dua Mahasiswi asal Gowa

Hamenang berharap, kehadiran SRIKANDI dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di desa serta mempercepat transformasi digital di Kabupaten Klaten

Sementara itu, Camat Gantiwarno V. Retno Setyaningsih menjelaskan, keberhasilan dari peluncuran program tersebut merupakan buah dari konsistensi yang dimulai sejak tahun 2025. Melalui berbagai workshop dan bimbingan teknis bagi operator desa.

"Keberhasilan ini melibatkan dukungan lintas sektoral, mulai dari Dispersip, Kominfo, Dispermasdes hingga bagian Organisasi dan Pemerintahan. Kami juga telah menyelesaikan tahap krusial seperti aktivasi TTE dan pembentukan BPID di tingkat desa," jelas Retno.

Baca Juga: Temukan 405 Kasus TBC di Solo, Dinkes Lakukan Tracing Terintegrasi Lewat Layanan Kesehatan Gratis

Lebih lanjut, Retno mengungkapkan, dengan kehadiran SRIKANDI Masuk Desa, secara signifikan mengurangi penggunaan kertas (paperless). Termasuk menjamin arsip desa tersimpan dengan lebih aman serta rapi di ruang digital.

Pemerintah Kecamatan Gantiwarno berharap kualitas pelayanan publik di tingkat desa semakin modern, responsif dan transparan. Sekaligus mempercepat transformasi digital di desa. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#digitalisasi administrasi #program srikandi masuk desa #Kecamatan Gantiwarno #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo