Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Perkuat Sinergi Antardaerah, Klaten dan Gayo Lues Jalin Kerja Sama Strategis hingga Pemulihan Pascabencana

Angga Purenda • Senin, 27 April 2026 | 10:55 WIB

Bupati Klaten dan Bupati Gayo Lues saat melakukan penandatangan kerja sama dan penyerahan bantuan di Aceh pada pekan lalu (Dok. Bagian Prokopim Setda Klaten)
Bupati Klaten dan Bupati Gayo Lues saat melakukan penandatangan kerja sama dan penyerahan bantuan di Aceh pada pekan lalu (Dok. Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues, Aceh.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antarkabupaten yang dilakukan oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Kantor Gubernur Aceh pada pekan lalu.

Kerja sama itu menjadi bagian dari momentum besar sinergi antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Aceh melalui penandatangan perjanjian kerja sama yang mencatatkan nilai transaksi hingga Rp1,06 triliun.

Dalam lingkup kabupaten, fokus kolaborasi antara Klaten dan Gayo Lues mencakup pengembangan potensi unggulan daerah.

Baca Juga: Sambut Pesepeda dari Puluhan Negara, Pemkab Siap Gelar Klaten International Cycling Festival 2026

Mulai dari sektor pariwisata, budaya, industri, UMKM hingga pertanian serta perkebunan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen nyata untuk memperluas jejaring pembangunan. Sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah di Indonesia.

Selain agenda kerja sama pembangunan, kunjungan itu juga membawa misi kemanusiaan.

Pemkab Klaten melalui Korpri Peduli menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk membantu percepatan pemulihan Kabupaten Gayo Lues yang sempat dihantam bencana banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

Dana tersebut merupakan bagian dari hasil penggalangan dana kemanusiaan masyarakat dan ASN Klaten yang terkumpul beberapa bulan lalu.

Hamenang menjelaskan bahwa bantuan tersebut secara spesifik akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur vital.

"Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan jembatan gantung penghubung antardesa yang rusak. Dari total Rp1 miliar, diperkirakan dapat mendukung pembangunan lima unit jembatan dengan estimasi biaya sekitar Rp200 juta per jembatan," ujar Hamenang.

Di sisi lain, Ia berharap pemulihan akses jalan ini dapat kembali memperlancar roda perekonomian warga setempat.

Selain Gayo Lues, sisa dana kemanusiaan lainnya juga direncanakan akan disalurkan ke wilayah lain di Sumatera yang turut terdampak bencana serupa.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh masyarakat Klaten.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting bagi percepatan pembangunan kembali infrastruktur pascabencana.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gayo Lues, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Klaten dan seluruh masyarakat Klaten. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Suhaidi.

Sinergi antara kedua kabupaten ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemulihan fisik pascabencana.

Tetapi berlanjut pada pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan melalui pemanfaatan potensi daerah di masa depan.(ren)

Editor : Nur Pramudito
#Gayo #Sinergi Antardaerah #Hamenang Wajar Ismoyo #klaten #bupati klaten