RADARSOLO.COM - Suasana haru dan khidmat menyelimuti Grha Bung Karno (GBK) Klaten saat berlangsungnya acara pamitan jamaah calon haji Kabupaten Klaten 2026.
Sebanyak 1.114 calon jamaah haji bersiap diberangkatkan ke Tanah Suci dalam enam kelompok terbang (kloter).
Ada yang menarik dalam pemberangkatan tahun ini. Pemkab Klaten memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan dan nafsu makan para jamaah.
Setiap jamaah menerima paket bekal makanan khas Jawa yang tahan lama. Mulai dari sambal pecel, kering teri, kering kentang, abon sapi hingga serundeng.
Baca Juga: Hari Tari Dunia di Solo Bikin Heboh, Ribuan Penari Kepung Pusat Kota: Catat, Hindari Kawasan Ini
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan, pemberian bekal ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik jamaah selama kurang lebih 40 hari menjalankan ibadah di Arab Saudi.
"Kita tahu di sana cuacanya ekstrem dan lidah kita mungkin berbeda dengan masakan di sana. Kami khawatir jika nanti kurang nafsu makan, kesehatan jadi menurun. Maka kami beri bekal lauk kering seperti abon, kering kentang, kering teri sampai sambal pecel. Harapannya, kalau kangen masakan rumah atau kurang selera makan, bekal ini bisa menjadi obat," ujar Hamenang saat ditemui di sela acara.
Lebih lanjut, Hamenang juga berpesan agar para jamaah, terutama yang sudah lanjut usia (lansia), untuk selalu menjaga kekompakan dan saling membantu. Ia menekankan agar jamaah yang lebih muda merangkul yang tua dan tidak saling meninggalkan saat prosesi ibadah.
"Niatnya di sana ibadah, bukan cepat-cepatan. Bagi yang sepuh, jangan memaksakan diri. Jika merasa badan tidak enak, segera lapor ke petugas kesehatan," tambahnya.
Berdasarkan data, total 1.114 jamaah asal Klaten terbagi dalam enam kloter. Yakni kloter 20, 59, 60, 61, 62 dan kloter 81.
Baca Juga: Warga Sambungmacan Sragen Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus
Menariknya, jumlah jamaah perempuan tercatat lebih banyak dibandingkan jamaah laki-laki. Yakni 584 calon haji perempuan dan 530 calon haji laki-laki.
Sementara itu, karena adanya kegiatan lomba di GOR, keberangkatan kloter 59 rencananya akan dialihkan melalui Masjid Raya Klaten.
Sedangkan kloter lainnya tetap dipusatkan di GOR Gelarsena Klaten.
Kegembiraan atas perhatian Pemkab Klaten melalui pemberian bekal juga dirasakan langsung oleh Retno Wiyani, 64, salah satu calon haji asal Belangwetan, Klaten Utara.
Retno yang tergabung dalam kloter 62 ini mengaku sangat terbantu dengan adanya bekal lauk pauk tersebut.
Baca Juga: Salut! Tiga Bule Turun Tangan Bersihkan Sampah Sungai di Kota Solo
"Senang banget dapat bekal ini untuk tambahan nanti di sana. Membantu sekali karena kan kita orang Jawa, kalau di sana makanannya lain, ini bisa jadi pengobat rasa kangen masakan Indonesia," ungkap Retno yang sudah mendaftar menjadi calon haji sejak November 2012 ini.
Retno yang berangkat seorang diri ini mengaku sudah melakukan persiapan matang sejak tahun lalu. Ia dijadwalkan akan berkumpul di GOR pada tanggal 12 Mei 2026 sebelum menuju embarkasi.
Melalui bekal lauk dan doa dari pemerintah serta keluarga, para jamaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono