Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Betonisasi Jalan Sepanjang 597 Meter di Solodiran Manisrenggo Tunjukkan Progres Positif

Angga Purenda • Jumat, 8 Mei 2026 | 16:29 WIB
Pelaksanaan betonisasi jalan sepanjang 597 meter di Desa Solodiran, Manisrenggo, Klaten. (Dokumentasi Kodim Klaten)
Pelaksanaan betonisasi jalan sepanjang 597 meter di Desa Solodiran, Manisrenggo, Klaten. (Dokumentasi Kodim Klaten)

RADARSOLO.COM - Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Solodiran, Kecamatan Manisrenggo, terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Memasuki pekan pertama Mei, personel TNI dari Koramil 12/Manisrenggo bersama warga setempat bahu-membahu mempercepat sasaran fisik. Salah satunya berupa pengecoran betonisasi jalan sepanjang 597 meter.

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda Kodim 0723/Klaten itu mengedepankan semangat gotong royong. Sebelum pengerjaan dimulai, seluruh personel dan warga berkumpul untuk melaksanakan apel serta doa bersama.

Baca Juga: Perputaran Uang Program MBG di Klaten Tembus Rp150 Miliar per Bulan, Bupati Hamenang Minta SPPG Serap Produk Lokal

Bati Tuud Koramil 12/Manisrenggo Peltu Toni menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar seremonial. Melainkan sarana koordinasi dan ikhtiar batin agar pekerjaan berjalan tanpa kendala.

“Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program pembangunan ini,” ujar Peltu Toni, Jumat (8/5/2026).

Ia menambahkan, akses jalan yang sedang dibangun ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi warga. Harapannya dengan betonisasi, diharapkan mobilitas hasil pertanian semakin lancar dan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Desa Solodiran serta wilayah sekitarnya.

Dalam pelaksanaan betonisasi, warga dari berbagai kalangan terlibat aktif mulai dari mengangkut material, mengaduk semen hingga meratakan cor jalan.

Kehadiran anggota TNI di tengah-tengah pemukiman memberikan motivasi ekstra bagi masyarakat untuk menjaga budaya lokal gotong royong.

“Kodim Klaten berkomitmen untuk memastikan seluruh sasaran, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan tepat waktu. Melalui pembangunan terpadu dan berkelanjutan, diharapkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pinggiran Kabupaten Klaten dapat terus meningkat,” ucapnya.

Baca Juga: Hasil PFL 2: Drama 11 Gol, Maestro Solo FC Kena Comeback menyakitkan dari Proton FC 

Sementara itu, salah satu warga Desa Solodiran, Harno mengaku bersyukur desanya menjadi sasaran program TMMD tahun ini. Menurutnya, akses jalan yang layak sudah lama dinantikan oleh para petani.

“Kami merasa sangat terbantu. Jalan yang sebelumnya kurang baik kini diperbaiki dengan beton. Nantinya aktivitas sehari-hari jadi lebih mudah, apalagi saat mengangkut hasil panen dari sawah,” ungkap Harno.

Seperti diketahui, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Solodiran, selain betonisasi jalan sepanjang 597 meter juga terdapat pembangunan talud dengan panjang yang sama.

Ada juga pembangunan gorong-gorong sepanjang 1,8 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 3 unit serta jambanisasi sebanyak 5 unit. Selain itu, terdapat sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#solodiran #Kodim Klaten #manisrenggo #klaten #tmmd