Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Apresiasi Pengungkapkan Kasus Asusila yang Menimpa 2 Anak, Dissos P3APPKB Klaten Segera Asesmen Kebutuhan Korban

Angga Purenda • Selasa, 12 Mei 2026 | 18:03 WIB
Plt Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dissos P3APPKB Klaten Auli Septa Arini. (Angga Purenda/Radar Solo)
Plt Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dissos P3APPKB Klaten Auli Septa Arini. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Klaten memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Klaten atas keberhasilan mengungkap dua kasus kekerasan seksual terhadap anak selama April 2026.

Plt Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dissos P3APPKB Klaten Auli Septa Arini menyatakan, pengungkapan tersebut merupakan langkah penting di tengah situasi kekerasan seksual yang kian meresahkan.

Auli meyakini bahwa kasus ini barulah sebagian kecil dari fakta di lapangan. Ia menyebut adanya kemungkinan di mana kasus yang tidak dilaporkan jauh lebih banyak.

Baca Juga: Polres Klaten Ungkap Dua Kasus Asusila, Salah Satu Pelaku Rekam Aksi Bejat dengan Anak Tirinya yang Baru Beruumu 8 Tahun

"Kami memohon kerja sama dari semua pihak, khususnya lingkungan sekitar. Kadang-kadang ketidakpedulian masyarakat menjadi salah satu penyebab mengapa kasus kekerasan terhadap anak begitu marak. Upaya preventif dan mengondisikan lingkungan aman menjadi hal yang sangat vital," ujar Auli di Mapolres Klaten, Selasa (12/5/2026).

Sementara itu, sebagai langkah tindak lanjut, Dissos P3APPKB melalui UPTD PPA dan Pusat Layanan Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PLKSAI) akan segera melakukan asesmen kebutuhan bagi para korban.

Penanganan yang disiapkan meliputi rehabilitasi psikis dan identifikasi layanan kesehatan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberlanjutan pendidikan korban.

Auli menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan hak pendidikan anak-anak tersebut tetap terpenuhi tanpa ada gangguan sosial.

"Kami akan melakukan pendampingan untuk memastikan dari sisi pendidikannya. Jangan sampai anak yang sudah menjadi korban ini justru mendapatkan stigma negatif di lingkungan sekolahnya. Itu yang akan kami kawal," tegas Auli.

Baca Juga: Ahmad Syahri As Siddiqi Anak Siapa? Anggota DPRD Jember yang Nge-Game dan Merokok saat Rapat Punya "Gelar" Lora karena Keturunan Sosok Ini

Di sisi lain, Auli menyoroti bahwa latar belakang terjadinya sebuah kekerasan seksual berakar pada pola pengasuhan yang tidak maksimal.

Menurutnya, tidak melulu berkaitan dengan status ekonomi, melainkan kehadiran orang tua secara psikologis.

"Bisa karena kondisi keluarga yang broken home, atau anak yang hanya tinggal bersama kakek-neneknya sehingga pengasuhan kedua orang tua kandung tidak didapatkan," jelasnya.

Dissos P3APPKB Klaten berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Polres Klaten dalam menangani kasus-kasus kekerasan anak secara komprehensif.

Mulai dari pemulihan korban hingga penguatan edukasi ke masyarakat luas guna memutus rantai kekerasan seksual di Kabupaten Klaten. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kasus asusila di klaten #kekerasan seksual di klaten\ #Plt Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dissos P3APPKB Klaten Auli Septa Arini #anak bawah umur