RADARSOLO.COM - Ratusan pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA sederajat dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten berkumpul untuk unjuk gigi di Aula Satya Haprabu Mapolres Klaten.
Dalam ajang bergengsi Turnamen Mobile Legends Kapolres Klaten E-Sport Cup III, Sabtu (16/5/2026)
Turnamen yang telah memasuki penyelenggaraan ketiga ini mencatatkan antusiasme yang luar biasa.
Sebanyak 460 peserta yang terbagi ke dalam 92 tim bertarung memperebutkan gelar juara.
Baca Juga: Klaten Miliki 90 Koperasi Siap Beroperasi, Ikut Diresmikan Serentak oleh Presiden Prabowo Subianto
Acara tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Klaten.
Turnamen bergengsi itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada Sabtu-Minggu (16-17/5/2026). Untuk Sabtu (16/5/2025) dilakukan babak penyisihan hingga penyaringan 16 besar.
Sedangkan pada Minggu (17/5/2025) merupakan pertandingan babak delapan besar, semifinal, perebutan juara ketiga hingga grand final.
Persaingan dipastikan berjalan panas karena tensi kompetisi tidak berhenti di tingkat lokal.
Tim yang berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen ini akan mengemban misi besar, yaitu menjadi perwakilan resmi Polres Klaten di tingkat regional.
“Nanti akan ada ajang Esport Kapolda Cup. Juara-juara dari Klaten ini akan dipertandingkan dengan juara-juara di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Tengah,” ujar kapolres.
Faruk menekankan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar bermain game, melainkan bentuk pembinaan strategis bagi generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjadi wadah dalam menampung dan mengembangkan bakat-bakat anak muda. Khususnya pelajar SMA, SMK dan MA sederajat agar dapat menyalurkan minat dan kemampuannya ke arah yang positif, kreatif, dan berprestasi,” ujar AKBP Moh Faruk Rozi.
Kapolres menyebut, ekosistem e-sport masa kini menuntut nilai-nilai karakter yang kuat, mirip dengan olahraga konvensional.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi permainan digital, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta kreativitas generasi muda,” tambahnya.
Di hadapan ratusan pelajar, Kapolres Klaten memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Faruk mengajak para peserta untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Salah satunya dengan tidak menggunakan knalpot brong yang bising dan meresahkan warga.
“Saya juga mengajak seluruh peserta dan para generasi muda untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas Kabupaten Klaten agar tetap aman dan kondusif. Jadilah pelajar yang disiplin, santun dan menjadi contoh yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegas Faruk. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono