Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dongkrak Ekonomi Lokal, Apresiasi Pembentukan Paguyuban UMKM di Prambanan

Angga Purenda • Rabu, 20 Mei 2026 | 16:08 WIB
Gelaran gebyar UMKM se-Kecamatan Prambanan di GOR Desa Geneng, Klaten. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)
Gelaran gebyar UMKM se-Kecamatan Prambanan di GOR Desa Geneng, Klaten. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Prambanan menggelar acara dialog interaktif dan gebyar UMKM se-Kecamatan Prambanan, Selasa (19/5/2025).

Itu guna mendorong roda perekonomian masyarakat dan memperkuat sektor usaha lokal.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang mengawali acara dengan melakukan melakukan peninjauan ke berbagai stan UMKM.

Sebanyak 16 stan dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Prambanan menampilkan berbagao produk unggulan. Mulai dari olahan makanan, kerajinan tangan hingga produk kreatif lainnya.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 Mulai Memanas: Zanadin Fariz dan Riyandi Diburu Klub Besar Jelang, Agen Tegaskan Fokus Selamatkan Persis Solo

Koordinator UMKM Kecamatan Prambanan Lusia Pujiningtyas menjelaskan bahwa pembentukan paguyuban UMKM di 16 desa merupakan langkah konkret dalam memberdayakan masyarakat. Tujuan utamanya adalah memastikan perputaran uang dan ekonomi tetap berada di lingkungan warga.

“Dengan adanya paguyuban UMKM, harapannya seluruh kegiatan desa dapat menggunakan konsumsi maupun produk dari UMKM di Prambanan,” ujar Lusia.

Lusia menambahkan, perkembangan UMKM di Prambanan tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Hingga saat ini, mereka telah bekerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten.  

Seperti Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) dan hubungan kemitraan dengan kelompok UMKM dan provinsi lain.

Berkat kerja keras tersebut, beberapa produk UMKM Prambanan kini telah berhasil menembus pasar yang lebih luas. Mulai dari masuk ke jaringan toko modern di wilayah Klaten dan Yogyakarta.

Baca Juga: Harkitnas, Polres Sragen Beri Apresiasi Penggerak Satkamling Terbaik

“Kami tetap berharap Pemerintah Kabupaten Klaten terus memberikan dukungan dan arahan agar UMKM Prambanan semakin kompetitif,” ujarnya.

Merespons capaian tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Kecamatan Prambanan dalam membentuk paguyuban UMKM. Menurutnya, langkah ini menjadi contoh baik untuk mengonsolidasikan potensi usaha yang ada.

“UMKM menjadi salah satu pondasi perekonomian di Kabupaten Klaten. Jumlahnya puluhan ribu, namun belum semuanya tergabung dan berjalan bersama. Karena itu saya mengapresiasi Kecamatan Prambanan yang sudah membentuk paguyuban UMKM,” ujar Hamenang.

Di sisi lain, Hamenang juga memuji kesadaran para pelaku usaha di Prambanan yang sebagian besar telah mengantongi legalitas usaha. Bagi para pelaku UMKM yang belum memiliki izin, ia menegaskan bahwa Pemkab Klaten siap turun tangan memberikan pendampingan.

Baca Juga: Sema FEBI Sorot Kinerja Satgas UIN Solo, 13 Korban Pelecehan Seksual Dosen Belum Dapat Pendampingan

“Orang dari arah Jogja menuju Klaten pasti melewati Prambanan. Ditambah lagi banyak objek wisata berada di wilayah ini. Maka potensi wisata tersebut harus dimanfaatkan agar UMKM bisa berkembang,” tambahnya.

Hamenang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten saat ini tengah fokus mendorong penguatan branding pariwisata daerah. Strategi besar yang diusung adalah mengintegrasikan tiga sektor utama yakni pertanian, wisata, dan UMKM.

Melalui integrasi tersebut diharapkan tercipta sebuah ekosistem ekonomi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#umkm di prambanan #ekonomi lokal #produk lokal