RADARSOLO.COM-Polres Klaten menggelar kegiatan donor darah massal dalam rangkan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten tersebut sukses menarik perhatian dan simpati luar biasa dari masyarakat setempat.
Bekerja sama dengan komunitas Info Cegatan Klaten (ICK) dan PMI Kabupaten Klaten, bakti kesehatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 1.019 kantong darah.
Berdasarkan data yang dihimpun, total peserta yang mendaftarkan diri dalam aksi sosial ini mencapai 1.766 orang.
Baca Juga: Jalan-jalan Sembari Eksplor Sisa Bangunan Benteng Kolonial dan Kamar Bola di Klaten
Mereka terdiri dari masyarakat umum, relawan, berbagai komunitas, hingga personel kepolisian yang berbaur menjadi satu demi misi kemanusiaan.
Meski antusiasme sangat tinggi, tim medis tetap memberlakukan prosedur screening kesehatan yang ketat untuk memastikan kualitas darah yang didonorkan.
Dari 1.766 orang pendonor terdapat 236 peserta yang tidak lolos screening.
Mengusung tema Polri Presisi Bakti untuk Negeri, kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan HUT Bhayangkara.
Melainkan langkah konkret untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Klaten.
Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat yang terlibat.
Menurutnya, angka partisipasi yang masif ini menjadi indikator kuat meningkatnya kesadaran sosial warga Klaten.
"Kegiatan donor darah ini bukan hanya bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri bersama masyarakat terhadap nilai-nilai kemanusiaan," ujar AKP Suwoto.
Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, keberhasilan mengumpulkan lebih dari 1.000 kantong darah dalam satu hari ini dinilai menjadi bukti nyata.
Baca Juga: Persis Solo Terdegradasi, Pasoepati Sindir Owner: Bom Waktu Tidak Pernah Berisik
Bahwa kolaborasi lintas sektor antara institusi kepolisian, komunitas lokal dan masyarakat mampu menghadirkan dampak positif yang masif.
"Harapan ke depannya, kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan yang lebih luas dan melibatkan semakin banyak elemen masyarakat,” ujar AKP Suwoto.
Menurut Suwoto, kegiatan donor darah itu tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah saja.
Tetapi juga memperkuat kebersamaan, menumbuhkan budaya kepedulian serta membangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono