Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sempat Buat Resah, Ular Kobra 1,2 Meter di Pemukiman Warga Tlogo Klaten Berhasil Dievakuasi

Angga Purenda • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:23 WIB
Proses evakuasi terhadap ular kobra dengan panjang 1,2 meter di Dusun Pemukti Baru, Jalan Parkit III, Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. (Dokumentasi Polsek Prambanan)
Proses evakuasi terhadap ular kobra dengan panjang 1,2 meter di Dusun Pemukti Baru, Jalan Parkit III, Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. (Dokumentasi Polsek Prambanan)

RADARSOLO.COM-Seekor ular kobra sepanjang sekitar 1,2 meter berhasil dievakuasi dari dalam rumah warga di Dusun Pemukti Baru, Jalan Parkit III, Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Sabtu (30/5/2026).

Evakuasi berjalan lancar berkat aksi tanggap aparat kepolisian bersama relawan dan komunitas penyelamat reptil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com, peristiwa tersebut bermula saat pemilik rumah mendapati ular berwarna hitam pekat tersebut bersembunyi di dalam kediamannya.

Baca Juga: Ada Ular Masuk Permukiman, Jangan Panik! Simak Tip Dari Komunitas Reptil Zona Solo Ini

Dikarenakan membuat resah dan khawatir, warga langsung melaporkan temuan tersebut kepada Relawan FORKAP Kecamatan Prambanan.

Kemudian meneruskan informasi ke Polsek Prambanan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Prambanan AKP Nyoto memimpin langsung personelnya menuju lokasi.

Proses evakuasi dilakukan bersama relawan FORKAP serta Damkar, seorang pawang ular dari tim Snake Rescue Exalos Indonesia.

"Setelah menerima laporan dari warga, kami bersama relawan FORKAP dan pawang ular segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah proses penangkapan berjalan lancar dan ular berhasil diamankan dalam keadaan hidup tanpa menimbulkan korban," ujar AKP Nyoto, Minggu (31/5/2026)

Menurut Nyoto, ada beberapa faktor yang memicu ular berbisa tersebut masuk ke area permukiman warga. Di antaranya sedangan mencari sumber makanan seperti tikus dan cicak yang banyak ditemui di sekitar rumah.

Baca Juga: Masih Ada 6.364 RTLH di Klaten, 1.745 Unit Direhab Tahun Ini dari Berbagai Sumber Anggaran

Di sisi lain juga sedang mencari tempat berlindung di area yang hangat dan aman. Termasuk kemungkin menghindari predator dengan berpindah tempat guna menghindari ancaman di habitat aslinya.

“Untuk proses evakuasinya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam,” tambah Nyoto.

Lebih lanjut, Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mencoba menangani satwa liar berbahaya secara mandiri.

"Jika menemukan ular atau satwa liar lainnya, segera laporkan kepada petugas atau pihak yang berkompeten agar dapat ditangani dengan aman," tambahnya.

Merespons aksi cepat ini, Kepala Desa Tlogo Raksono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam mengamankan lingkungan warganya.

Baca Juga: Memasuki Musim Kemarau, Waspadai Kebakaran Hutan Dan Lahan

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Prambanan beserta anggota, relawan FORKAP, dan Damar yang telah membantu warga kami. Semoga kejadian ini menjadi edukasi bagi masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menghadapi situasi serupa," ungkap Raksono.

Pasca-evakuasi, situasi di lokasi dilaporkan kembali aman dan kondusif. Ular kobra yang berhasil ditangkap tersebut kini diamankan oleh tim Exalos Indonesia untuk selanjutnya dilepasliarkan kembali ke habitat alami yang jauh dari pemukiman warga.

Sementara itu, pawang ular Damar dari Exalos Indonesia mengimbau agar masyarakat tidak panik dan melakukan tindak berbahaya ketika menjumpai ular. Termasuk perlu melakukan pertolongan pertama yang tepat jika sampai menerima gigitan ular.

“Tetap tenan dan jangan panik. Batasi gerakan pada bagian yang tergigit. Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Damar.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#forkap #Snake Rescue Exalos Indonesia #polsek prambanan #evakuasi ular #ular kobra