RADARSOLO.COM-Jajaran TNI melalui Koramil 09/Prambanan Kodim 0723/Klaten menegaskan dukungannya terhadap program peningkatan kapasitas dan ketangguhan masyarakat.
Hal ini diwujudkan dengan kegiatan Pelatihan Psikososial di Balai Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Rabu (3/6/2026).
Pelatihan itu juga dihadiri Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Klaten Bondan Purbo Sejati, Camat Prambanan Rasidi, Kapolsek Prambanan, AKP Nyoto, Bati Tuud Koramil 09/Prambanan Peltu Kukuh Suryanto serta Kepala Desa Brajan Saptono.
Baca Juga: Tebing Tambang di Jatinom Klaten Longsor, Operator Ekskavator Asal Rembang Meninggal Dunia
Kegiatan itu sebagai langkah nyata untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan perangkat desa mengenai pentingnya dukungan psikososial.
Terlebih lagi menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ketahanan masyarakat dari aspek nonfisik.
Melalui pelatihan ini, warga diharapkan mampu menjaga kondisi mental, emosional dan sosial.
Terutama saat menghadapi situasi darurat atau bencana yang berpotensi menimbulkan tekanan dan trauma.
Dalam kesempatan tersebut, Peltu Kukuh Suryanto menyampaikan bahwa kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana tidak boleh hanya diukur dari aspek fisik materiil saja.
Melainkan juga dari kesiapan psikologisnya agar tetap kuat dan produktif.
“Pelatihan psikososial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang cara menghadapi tekanan psikologis. Termasuk pentingnya saling mendukung dalam lingkungan sosial,” ucapnya.
Dirinya pun berharap masyarakat semakin siap menghadapi berbagai kondisi yang mungkin terjadi di lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Brajan Saptono menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pelatihan yang melibatkan sinergi berbagai instansi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat dan wawasan baru bagi warganya.
Baca Juga: Miris! Dua Pelajar Di Baki Sukoharjo Terlibat Curanmor, Sikat Motor Ojol Kos
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan pembinaan kepada masyarakat Desa Brajan. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Menurutnya, melalui pelatihan tersebut, menjadikan masyarakat semakin tangguh, peduli dan mampu menjaga kebersamaan. Terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitarnya.
Selain melatih pengelolaan emosi saat situasi sulit, Saptono menuturkan, pelatihan psikososial itu juga mampu memantik kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga. Demi menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh di masa depan. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono