Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dongkrak Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting, Pemkab Klaten Kampanyekan Gemarikan dan Tebar 10.000 Bibit Ikan di Tulung

Angga Purenda • Selasa, 9 Juni 2026 | 16:53 WIB
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten menggelar kampanye program Gemarikan di Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten, Selasa (9/6/2026). (Dokumentasi Diskominfo Klaten)
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten menggelar kampanye program Gemarikan di Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten, Selasa (9/6/2026). (Dokumentasi Diskominfo Klaten)

RADARSOLO.COM-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten menggelar kampanye program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Selasa (9/6/2026).

Langkah itu dilakukan sebagai upaya strategis untuk merangsang minat anak-anak dalam mengonsumsi ikan.

Guna memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mencegah stunting.

Baca Juga: Heboh Video Rombongan yang Diduga Pengemis Sengaja Disebar di Rowo Jombor Klaten, Citra Wisata Bisa Rusak

Kepala DKPP Klaten Iwan Kurniawan mengungkapkan, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Klaten saat ini masih tergolong rendah.

Yakni baru menyentuh angka sekira 18 kg/kapita/tahun.

“Idealnya sekitar 24 Kg/kapita/tahun. Sehingga konsumsi ikan kita sangat perlu ditingkatkan. Saya berharap bapak-ibu tidak memberikan lauk yang itu-itu saja, seperti tahu, tempe, atau telur. Namun juga ada penambahan gizi melalui konsumsi ikan,” papar  Iwan.

Ia menambahkan, agenda Gemarikan ini dirancang untuk memicu kreativitas masyarakat dalam mengolah aneka ikan air tawar yang menjadi potensi lokal.

Melalui diversifikasi olahan ikan, diharapkan kualitas konsumsi dan status gizi keluarga di Klaten dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Demi mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir langsung didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten Fahrani Hamenang memberikan apresiasi tinggi terhadap program DKPP tersebut.

Baca Juga: Rute Sama, Pusaka Sama, Dua Kubu Keraton Diminta Tahan Ego Saat Malam Satu Suro

Hamenang mengakui bahwa ikan kerap kali kalah pamor dibanding sumber protein hewani lainnya di meja makan masyarakat.

“Ikan memang masih kalah populer dengan sumber protein lainnya, seperti daging ayam dan telur. Harapannya dengan sosialisasi ini, masyarakat semakin punya pandangan yang luas dalam memilih nutrisi untuk keluarga. Sehingga anak-anak akan semakin sehat dan cerdas dengan asupan gizi yang optimal dari konsumsi ikan,” ujarnya.

Menurut bupati, rendahnya tingkat konsumsi ikan merupakan fenomena klasik yang sering terjadi pada wilayah geografis yang jauh dari pesisir pantai atau laut.

Baca Juga: Terlapor Kasus Haji Khusus Buka Suara, Sebut Pelapor Adalah Agen Perekrut Jamaah

Oleh karena itu, Pemkab Klaten berkomitmen untuk mendekatkan potensi perikanan darat kepada masyarakat.

Sebagai bentuk aksi nyata dalam mendukung ketersediaan pangan dan produksi perikanan lokal, Hamenang juga melakukan penebaran 10.000 bibit ikan tawes di embung Desa Malangan.

Langkah tebar benih itu diharapkan dapat menjaga ekosistem perairan tawar setempat. Sekaligus menjadi sumber pangan alternatif yang dapat dimanfaatkan dan dipanen oleh masyarakat sekitar secara berkelanjutan. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#pkk kabupaten klaten #gemarikan #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #Cegah Stunting #gemar makan ikan