RADARSOLO.COM- Kegiatan Sambung Rasa putaran kedua tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Desa Ceporan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, pada Rabu (10/6/2026), menjadi momentum penting bagi kebangkitan UMKM lokal.
Dalam acara tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tidak hanya hadir untuk menyerap aspirasi warga.
Melainkan juga menunjukkan dukungan nyatanya dengan memborong produk sprei jumputan kreasi perajin setempat.
Baca Juga: Masa Jabatan 2.513 Anggota BPD Klaten Berakhir Tahun Ini, Pemkab Ajukan Revisi Perda
Ada pemandangan menarik sebelum sesi dialog penyerapan aspirasi dimulai.
Bupati Hamenang terlebih dahulu meluangkan waktu untuk meninjau satu per satu stan UMKM yang memamerkan produk unggulan desa.
Langkah Bupati terhenti di stan Radja Sprei, sebuah usaha lokal yang memproduksi kain dan sprei motif jumputan. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan konkret terhadap produk lokal.
Hamenang langsung membeli satu set sprei beserta sarung bantal bermotif jumputan dengan warna merah menyala.
Aksi borong orang nomor satu di Klaten ini tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi Widya Anggoro, pemilik usaha Radja Sprei.
"Tadi Mas Bupati beli sarung bantal sama sprei, motif jumputan warna merah. Terima kasih Mas Bupati sudah membeli di Radja Sprei. Semoga menjadi berkah bagi Mas Bup dan Radja Sprei," ungkap Widya gembira.
Widya memaparkan bahwa dirinya telah menekuni usaha kreasi sprei jumputan ini selama tujuh tahun terakhir.
Seluruh produk yang dipasarkan merupakan hasil jahitan mandiri, mulai dari sprei, sarung bantal, sarung guling, bantal, guling, hingga produk pakaian seperti celana.
Untuk menjaga kepuasan pelanggan, Widya selalu memastikan kualitas produk Radja Sprei.
Terlebih lagi memiliki tiga keunggulan utama yakni tidak luntur saat dicuci.
"Kami menggunakan sistem double karet di setiap sudut. Pemasangan kain yang pas dan tidak mudah geser saat ditiduri," tambah Widya saat menceritakan keunggulangannya.
Melalui fasilitas pameran di acara Sambung Rasa ini, Widya berharap industri rumahan miliknya dapat semakin berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat Klaten maupun luar daerah.
"Semoga harapannya UMKM saya ini semakin maju dan Radja Sprei ini semakin laris lagi," harapnya
Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan bahwa program Sambung Rasa juga bertujuan menghadirkan langsung berbagai pelayanan publik milik Kabupaten Klaten ke tingkat desa agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.
"Maka banyak mobil pelayanan yang membuka stan seperti perizinan, UMKM, dan perpustakaan. Pelayanan itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Mumpung ada di Desa Ceporan, jadi silakan dimanfaatkan," terang Hamenang.
Selain mendekatkan pelayanan administrasi, Pemkab Klaten juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial dalam kegiatan ini.
Baca Juga: Celebest FC Bungkam Persada, Persebi Boyolali dalam Ancaman, Persaingan Liga 4 Kian Memanas
Meliputi bantuan jaminan hidup (Jadup), paket peralatan sekolah hingga bantuan untuk marbot masjid.
"Yang paling penting dari Sambung Rasa ini adalah mendengarkan kritikan, saran, atau curhatan yang dikeluhkan oleh masyarakat," tambah Hamenang. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono