Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Atasi Penumpukan Sampah di TPS Bareng Lor, Bupati Hamenang Pimpin Aksi Gotong Royong

Angga Purenda • Senin, 15 Juni 2026 | 16:48 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama jajarannya dan warga setempat melakukan aksi gotong royong di TPS Bareng Lor, Klaten Utara. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama jajarannya dan warga setempat melakukan aksi gotong royong di TPS Bareng Lor, Klaten Utara. (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM- Pemkab Klaten menunjukkan komitmen cepat dalam merespons keluhan masyarakat terkait persoalan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bareng Lor, Klaten Utara.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turun langsung memimpin aksi gotong royong bersama warga untuk membersihkan TPS tersebut pada Minggu (14/6/2026).

Baca Juga: Run To Geopark Klaten 2.0: Diikuti 700 Pelari dari Berbagai Daerah hingga Kolombia, Sukses Kenalkan Perbukitan Purba Bayat

Aksi bersih-bersih ini merupakan tindak lanjut nyata dari peninjauan lapangan yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah sebelumnya.

Diketahui, kondisi TPS Bareng Lor sempat dikeluhkan warga sekitar akibat terjadinya penumpukan volume sampah yang mengganggu kenyamanan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa aksi gotong royong tersebut adalah bentuk pelayanan dan realisasi janji pemerintah daerah dalam menuntaskan persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

"Kami menunaikan janji setelah beberapa waktu lalu melakukan pengecekan terhadap TPS Bareng Lor yang bermasalah. Bersama warga, kita bergotong royong membersihkan area ini agar kembali bersih dan nyaman," ujar Hamenang.

Sebagai langkah solutif jangka pendek, Hamenang menjelaskan bahwa TPS Bareng Lor akan ditutup sementara waktu.

Alur pembuangan dan pengelolaan sampah warga untuk sementara akan dialihkan ke lokasi lain.

Ke depan, penataan dan pengelolaan kawasan eks-TPS tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kelurahan Bareng Lor agar lebih tertata dan membawa manfaat bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Mukhafi Fadli Ditunjuk sebagai Ketua DPC PKB Karanganyar, Bidik Kursi Pimpinan DPRD

"Untuk sementara TPS ini akan ditutup dan dialihkan ke tempat lain. Nantinya kawasan ini akan dikelola oleh Kelurahan Bareng Lor sehingga dapat dimanfaatkan dengan lebih baik," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hamenang juga memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi masyarakat.

Ia mengajak warga Klaten untuk mulai meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah yang diproduksi dari skala rumah tangga.

Baca Juga: Sempat Tertunda Penyesuaian Harga, 26 Paket Proyek DPU Sragen Mulai Diumumkan Senin Sore

Menurutnya, kedisplinan warga menjadi kunci utama karena persoalan sampah tidak akan bisa tuntas jika hanya mengandalkan instrumen pemerintah.

Ia menekankan pentingnya budaya memilah sampah sejak dari sumbernya, terutama memisahkan antara sampah organik dan anorganik.

Langkah sederhana ini dinilai efektif menekan volume sampah, sekaligus mencegah munculnya aroma tidak sedap di tempat penampungan.

"Harapan kami setelah dibersihkan, masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan," jelas Hamenang. 

"Mari mulai memilah sampah dari rumah masing-masing sehingga sampah yang dibuang tidak bercampur, terutama sampah organik yang sering menimbulkan bau," imbuh bupati. 

Lebih lanjut, orang nomor satu di Klaten tersebut menegaskan bahwa penanganan sampah di Kabupaten Klaten harus diurai secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Saat ini, Pemkab Klaten terus berupaya memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah di tingkat menengah melalui TPS 3R yakni Reduce, Reuse, Recycle serta optimalisasi pemrosesan akhir di TPA Troketon.

Baca Juga: Pemkot Solo Raih 16 Kali Beruntun Raih WTP, Wali Kota Respati: Penghargaan Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Warga

"Sampah yang ada saat ini berasal dari aktivitas kita semua. Karena itu, penyelesaiannya juga harus dimulai dari kita bersama, katanya. 

"Pemerintah bergerak pada pengelolaan di TPS 3R dan TPA Troketon, tetapi di bagian hulunya, yaitu dari rumah tangga, perlu dukungan dan kesadaran seluruh masyarakat," pungkas bupati.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#TPA Troketon #pemkab klaten #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo