Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sambung Rasa di Desa Jebugan Klaten Utara: Bupati Hamenang Serap Aspirasi Soal Pertanian hingga Mobil Pelayanan Masyarakat

Angga Purenda • Rabu, 17 Juni 2026 | 16:00 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat serap aspirasi dalam Sambung Rasa di Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara, Rabu (17/6/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat serap aspirasi dalam Sambung Rasa di Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara, Rabu (17/6/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM- Pemkab Klaten kembali menggelar program Sambung Rasa sebagai wadah untuk mendekatkan pelayanan dan menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah.

Memasuki penyelenggaraan ketiga, kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Jebugan, Kecamatan Klaten Utara, Rabu (17/6/2026).

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten hadir secara langsung.

Baca Juga: Gelar Sambung Rasa di Gantiwarno, Bupati Klaten Borong Sprei Jumputan Karya UMKM Lokal

Sempat meninjau stan UMKM Desa Jebugan sebelum akhirnya memasuki Gedung BUMDes setempat untuk berdialog dengan masyarakat.

Sementara itu, pelayanan yang dihadirkan pun sangat beragam.

Mulai dari cek kesehatan gratis yang difasilitasi oleh RSUD Bagas Waras dan Puskesmas, pengurusan berbagai dokumen perizinan hingga keterlibatan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).

Begitu juga hadirnya sejumlah BUMD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Tak hanya pelayanan, Pemkab Klaten juga menyalurkan berbagai bantuan sosial berkolaborasi dengan Baznas Klaten, PT BPR Bank Klaten (Perseroda), PDAM Tirta Merapi, BPJS Ketenagakerjaan.

Suasana Sambung Rasa berubah menjadi cair dan penuh gelak tawa saat sesi penyampaian aspirasi masyarakat dimulai.

Baca Juga: Bupati Klaten Serap Aspirasi Masyarakat, Program Sambung Rasa Perdana Digelar di Pesu Wedi

Salah seorang warga bernama Anis, yang merupakan perwakilan dari anggota Linmas Perempuan Desa Jebugan, maju untuk menyampaikan unek-uneknya.

Anis mencurahkan pengalaman pribadinya mengenai mendesaknya kebutuhan fasilitas di Desa Jebugan.

Ia mengusulkan dua hal yakni pengadaan mobil pelayanan masyarakat dan pembangunan Joglo di depan kantor desa untuk ruang diskusi Karang Taruna serta pojok baca anak-anak TK/PAUD.

"Mohon bantuan dari Bapak Bupati, yang pertama mobil pelayanan masyarakat, Pak. Untuk di Jebugan belum ada. Pengalaman pribadi saya dulu waktu mau melahirkan anak nomor dua, itu selak brojol akhirnya terpaksa naik becak, Pak," curhat Anis yang langsung disambut senyum dari sang Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan bahwa esensi dari Sambung Rasa adalah membangun kemitraan dan menyatukan semangat antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Baca Juga: Sampah TPS Bareng Lor Meluber: Sempat Ditinjau Bupati Klaten, Siapkan Sanksi Denda Rp 4 Juta Bagi Pembuang Sampah Liar

Melalui program ini, Pemkab Klaten juga memboyong berbagai unit pelayanan langsung agar bisa diakses gratis oleh warga desa. Tanpa harus mendatangi ke masing-masing kantor dinas terkait.

"Hari ini kami hadir silaturahmi di Desa Jebugan sebagai rangkaian besar dari acara Sambung Rasa. Tujuannya adalah sambung roso antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sehingga memicu semangat kita bersama," ujar Hamenang.

Meskipun Desa Jebugan berada di kawasan yang dekat dengan pusat kota, Bupati Hamenang mengaku cukup terkejut dengan dinamika usulan yang masuk.

Aspirasi di sektor pertanian juga ada dalam jalannya dialog. Warga mengeluhkan kendala irigasi pada lahan persawahan tadah hujan di wilayah tersebut.

"Menarik tadi usulan warga masyarakat. Ternyata meskipun masih di range kota, masih ada juga usulan dari bidang pertanian. Mulai dari saluran irigasi dan bagaimana pupuk," ungkap Hamenang saat sesi doorstop dengan awak media.

Terkait pupuk, Hamenang menegaskan bahwa ketersediaan stok di Klaten sebenarnya aman berkat sistem kartu tani yang meminimalisir kelangkaan.

Meski diakuinya sebagian petani masih merasa ribet karena terbiasa dengan cara manual. Merespons kendala air, Hamenang langsung memberikan solusi.

"Saluran irigasi siap. Kemudian tadi ada juga mereka butuh sumur untuk pompanisasi saluran irigasi karena di sini modelnya sawah tadah hujan. Oke, insya Allah tahun ini langsung kita bangun," ucapnya.

Di sisi lain, mengingat adanya keterbatasan anggaran daerah, Bupati Hamenang secara demokratis meminta warga yang hadir untuk memilih skala prioritas antara pembangunan Joglo atau mobil layanan umat terkait aspirasi yang disampaikan.

Baca Juga: Bupati Hamenang Ajak Anak Muda Klaten di Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila

Warga pun kompak bersepakat memilih mobil layanan masyarakat karena urgensinya yang lebih tinggi dan multifungsi untuk seluruh elemen desa.

"Tadi sudah menyampaikan, masyarakat bersepakat mobil layanan umat dulu karena bisa jadi ambulans. Tapi juga bisa untuk kegiatan PKK, Karang Taruna, dan lainnya. Oke, nanti tahun depan (2027) insyaallah kita akan pengadaan. Harapannya bisa membantu warga Desa Jebugan dalam rangka optimalisasi pelayanan," kata Hamenang.

Ajang Sambung Rasa kali ini membuktikan bahwa komunikasi dua arah yang dikemas secara santai dan solutif. Terbukti efektif dalam membedah serta menyelesaikan persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat Klaten di daerah. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#desa jebugan klaten utara #mobil pelayanan masyarakat #sambung rasa #serap aspirasi #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo