RADARSOLO.COM- Pemkab Klaten menyelenggarakan Forum Satu Data Klaten Semester 1 Tahun 2026 di Gedung Paripurna DPRD Klaten pada Jumat (19/6/2026).
Forum itu sebagai langkah konkret tindak lanjut kebijakan nasional dalam mengintegrasikan data statistik sektoral dan jaringan informasi geospasial di tingkat daerah.
Acara dibuka Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Forum tersebut mengangkat tema Penguatan Satu Data dan Informasi Geospasial Daerah yang Terintegrasi.
Baca Juga: Eks Direktur Percada Sukoharjo Meninggal, PN Tipikor Semarang Putuskan Kasus Gugur
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Klaten Pandu Wirabangsa menjelaskan,kegiatan tersebut dihadiri oleh 130 peserta.
Terutama wali data pendukung dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Untuk memperkuat kapasitas teknis para wali data, forum ini menghadirkan tiga narasumber otoritatif yang membedah materi dari sudut pandang sektoral, infrastruktur digital, hingga spasial.
Mereka adalah Sudarmadi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Klaten, membawakan materi Penguatan Statistik Sektoral Untuk Mewujudkan Satu Data Klaten.
Kemudian Kepala Bidang Komunikasi dan Statistik Diskominfo Klaten Pinandita Bima Mahendra yang memaparkan materi terkait Pemanfaatan Portal Satu Data Klaten.
Ada juga Reni Setyowati dari Direktorat Kelembagaan dan Jaringan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geospasial. Reni mengulas materi terkait Dukungan Penyelenggaraan Informasi Geospasial di Pemerintah Daerah.
Baca Juga: Wujudkan Demokrasi Berkualitas, KPU dan Pemkab Klaten Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
“Jadi Forum Satu Data Klaten ini sebagai sarana evaluasi maupun koordinasi Satu Data Indonesia di lingkungan Kabupaten Klaten. Sebagai tindak lanjut kebijakan nasional maupun dukungan penyelanggaraan jaringan informasi geospasial daerah,” ujar Pandu.
Lebih lanjut, Pandu mengungkapkan, bahwa forum satu data tersebut bertujuan untuk penyelasaran kebutuhan dan penyediaan data antara perangkat daerah. Kemudian meningkatkan kualitas data dan penerapan standar data dan metadata..
“Selanjutnya mengintegrasikan dan memutakhirkan data prioritas daerah. Kami juga mendorong pemanfaatan satu data Klaten sebagai pusat informasi antar perangkat daerah dan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi jalannya forum tersebut. Termasuk mengingatkan jajaran wali data bahwa kevalidan serta keamanan data daerah sepenuhnya berada di tangan para peserta yang hadir dalam forum tersebut.
Baca Juga: Resmi Berganti, Mantan Danyon 400/Bateng Raiders Letkol Inf Gunawan Nurbathin Jabat Dandim Boyolali
“Data telah menjadi aset yang sangat strategis. Data bukan sekedar angka atau dokumen administratif tapi merupakan dasar dalam setiap proses pengambilan keputusan setiap kebijakan. Kemudian perencanaan pembangunan, penganggaran maupun evaluasi kinerja memerlukan tentu saja data yang akurat,” jelas Hamenang.
Melalui penyelenggaraan forum ini, Pemkab Klaten berkomitmen memenuhi amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Sekaligus memperkuat performa Command Center daerah sebagai basis pengambilan keputusan yang tepat sasaran.
“Melalui forum ini kita harus bisa memastikan bahwa data yang dihasilkan oleh setiap perangkat daerah dapat digunakan bersama. Sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan berbasis bukti,” ucapnya. (ren)
Editor : Admin