Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ditinggal Beli Sarapan, Dapur Warga Wedi Klaten Jadi Arang

Angga Purenda • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:48 WIB
Dapur rumah warga Desa Pasung, Wedi, Klaten, terbakar, Selasa (23/6/2026). (DOK.POLRES KLATEN)
Dapur rumah warga Desa Pasung, Wedi, Klaten, terbakar, Selasa (23/6/2026). (DOK.POLRES KLATEN)

RADARSOLO.COM- Nasib nahas menimpa Sri Suparmi, warga Dusun/Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Dapur rumahnya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (23/6/2026), setelah ditinggal pergi sebentar untuk membeli sarapan.

​Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto menjelaskan, insiden kebakaran terjadi sekira pukul 05.15.

Baca Juga: Dalami Laka Bus Sumber Berlian Jaya di Ngargoyoso, Polres Karanganyar Cek Kondisi Sopir dan Armada

​Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com, peristiwa bermula sekira pukul 05.00 saat korban, Sri Suparmi, sedang memasak air di dapurnya dengan menggunakan tungku kayu bakar tradisional.

Setelah air mendidih, korban mematikan api tungku tersebut.

Merasa situasi sudah aman, ia kemudian keluar rumah dengan maksud mencari makanan untuk sarapan pagi.

Betapa terkejutnya korban saat kembali ke rumah.

Ia mendapati bagian dapur rumahnya sudah dikepung kobaran api yang membesar.

​Melihat api yang berkobar, korban langsung berteriak histeris meminta pertolongan.

Baca Juga: Naik 20 Persen, Kunjungan ke Museum R. Hamong Wardoyo Boyolali Tembus 2.678 Wisatawan

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan ke lokasi dengan membawa peralatan seadanya untuk bergotong-royong memadamkan api.

Aksi cepat tanggap warga membuahkan hasil.

Dalam waktu sekira 30-45 menit, amukan si jago merah berhasil diredam oleh warga sekitar.

​Selang beberapa menit kemudian, tim pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian.

Baca Juga: Resmi Diumumkan! Marc Marquez Dapat Kontrak Baru dari Ducati, Bertahan Sampai MotoGP 2028

 Namun, karena api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. 

"Petugas Damkar langsung melakukan proses pendinginan guna menyempurnakan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa," jelas AKP Suwoto, Selasa (23/6/2026).

​Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dua orang saksi di lokasi kejadian, yakni Sugiyat, 59, dan Sayono, 61, yang merupakan warga setempat, juga telah dimintai keterangan oleh petugas.

Baca Juga: Pohon Saninten di Ambang Punah, BTNGMb dan Universitas Tsukuba Jepang Gelar Riset Bersama

​Total kerugian materiil akibat hangusnya bangunan dapur tersebut masih dalam proses pendataan dan belum bisa ditafsirkan. 

Pihak kepolisian mengimbau warga agar selalu memastikan kondisi tungku atau kompor benar-benar padam total sebelum ditinggal bepergian.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#klaten #Damkar Klaten #kebakaran #Wedi #dapur