Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wagub Taj Yasin Minta Seluruh OPD Contek Inovasi Pemberdayaan Desa Kranggan Klaten

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng mencontoh keberhasilan Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dalam kembangkan potensi desa. (DOK.PEMPROV JATENG)
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng mencontoh keberhasilan Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dalam kembangkan potensi desa. (DOK.PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM- Keberhasilan Pemerintah Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dalam mengoptimalkan potensi wilayah berbasis kolaborasi terpadu mendapat apresiasi dari Pemprov Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai model percontohan dalam pelaksanaan Program Desa Dampingan.

Baca Juga: Lantik Pengurus Baru di Unissula, Wagub Taj Yasin Ajak Syarikat Islam (SI) Perkuat Ekonomi Rakyat

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Taj Yasin di sela-sela menghadiri agenda Festival Pande Besi dan Opor Bebek yang diselenggarakan di Desa Kranggan, Jumat (26/6/2026).

"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian besar kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang," ungkap Taj Yasin.

Taj Yasin memaparkan bahwa lompatan kemajuan di Desa Kranggan dipicu oleh jalinan kerja sama yang kuat antara unsur pemerintah, elemen masyarakat, institusi perguruan tinggi, hingga peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Salah satu bentuk inovasi yang disorot adalah program Posyandu Jiwa Gemas Ketawa (Gerakan Masyarakat Sadar Kesehatan Jiwa).

Skema ini memberikan pendampingan klinis sekaligus pemberdayaan ekonomi bagi warga dengan gangguan kesehatan jiwa agar kembali produktif.

Model pelayanan inklusif ini dinilai selaras dengan rencana Pemprov Jateng yang sedang merancang Klinik Disabilitas.

Selain itu, lewat kerja sama pendampingan bersama Universitas Sebelas Maret (UNS), Desa Kranggan meluncurkan Museum Besalen Koripan yang tercatat sebagai museum metalurgi pertama di Indonesia yang dikelola langsung oleh jajaran pemerintah desa.

Baca Juga: Wagub Taj Yasin Dorong Sinergi Pengusaha dan Serikat Pekerja Jaga Iklim Investasi Jateng

Melihat indikator keberhasilan tersebut, Taj Yasin memerintahkan Biro Kesejahteraan Rakyat Jawa Tengah untuk melakukan evaluasi rutin terhadap 61 Desa Dampingan OPD.

Daerah yang masih menghadapi kendala operasional akan diarahkan untuk melakukan studi banding secara langsung.

"Yang mengalami kesulitan nanti kita ajak keliling ke desa-desa, supaya mereka punya gambaran bagaimana mengembangkan potensi yang dimiliki," tegas Taj Yasin.

Ditambahkannya, esensi pendampingan wajib berorientasi pada kemandirian kapasitas masyarakat, bukan sekadar pemberian stimulus bantuan materiil.

Baca Juga: Wagub Gus Yasin Dorong Pembentukan Satgas Anti-Kekerasan di Seluruh Pesantren Jawa Tengah, Demi Perlindungan Santri

Wakil Rektor UNS Dodi Aryawan memaparkan data bahwa program pendampingan yang telah berjalan sepanjang periode Juni hingga November 2025 terbukti memberikan dampak penguatan ekonomi yang signifikan bagi warga setempat.

Selama fase pendampingan, tingkat kunjungan pelancong ke museum tercatat mencapai ratusan orang.

Kondisi ini mendongkrak pendapatan kas museum hingga hampir sepuluh kali lipat, dari posisi awal Rp1,5 juta menjadi Rp15,3 juta.

Secara simultan, nilai transaksi penjualan produk pisau garapan kelompok pande besi lokal melonjak sembilan kali lipat, dari Rp735 ribu menjadi Rp6,9 juta.

Kepala Desa Kranggan Gunawan Budi Utama menyampaikan bahwa perhatian dan kehadiran jajaran pimpinan daerah tingkat provinsi menjadi stimulan motivasi yang besar bagi warga dalam merawat keberlanjutan pembangunan desa.

"Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemajuan Desa Kranggan, sehingga semakin memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," harap Gunawan Budi Utama.

Baca Juga: Kloter 1 Embarkasi Solo Terbang ke Tanah Suci, Wagub Taj Yasin: Jemaah Sehat dan Bahagia

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah melakukan peninjauan ke sejumlah titik fasilitas.

Meliputi area peternakan ayam potong kelolaan BUMDes, ruang pameran Museum Besalen Koripan, serta stan pelayanan publik terintegrasi.

Fasilitas layanan temporer tersebut menghadirkan pengurusan administrasi kependudukan, konsultasi standardisasi kemasan produk UMKM, loket pembayaran Samsat, perpustakaan desa, hingga loket fasilitasi sertifikasi halal.

Sebagai penutup agenda, Pemprov Jawa Tengah menyalurkan paket bantuan sosial kepada masyarakat, mencakup bantuan bibit tanaman, unit kursi roda untuk penyandang disabilitas, serta alokasi satu ton beras bagi keluarga kurang mampu. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#desa kranggan klaten #posyandu jiwa gemas ketawa #Potensi Desa #Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen #Polanharjo