Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bupati Hamenang Dampingi Wamensos RI, Sebanyak 2.087 KPM PKH Klaten Graduasi Mandiri

Angga Purenda • Selasa, 30 Juni 2026 | 15:27 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat mendampingi Wamensos RI dalam wisuda graduasi KPM PKH di Grha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat mendampingi Wamensos RI dalam wisuda graduasi KPM PKH di Grha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM-Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Klaten menjalani wisuda graduasi mandiri di Grha Bung Karno (GBK), pada Selasa (30/6/2026). Mengangkat tema PKH Satu Barisan, KPM Mandiri Berkelanjutan.

Sekaligus penyerahan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Berupa bantuan modal usaha produktif hingga Rp 5 juta untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos seperti PKH dan BPNT.

Baca Juga: Sambung Rasa di Jatinom: Bupati Klaten Serap Aspirasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Randulanang

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi serta Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kemensos serta seluruh pilar sosial yang mendampingi masyarakat.

“Target awal graduasi mandiri dari Kemensos untuk tahun 2026 sebenarnya adalah 2.000 keluarga. Namun, berkat kerja keras bersama, Klaten berhasil melampaui target,” ujar Hamenang.

Lebih lanjut, Bupati Hamenang juga menyoroti kisah salah satu wisudawan bernama  Tri, asal Trucuk yang memilih graduasi dari PKH secara sukarela.

Meskipun secara persyaratan masih layak menerima bantuan. Menurutnya, ini adalah bukti nyata bahwa kemiskinan bukanlah takdir yang tidak bisa diubah.

Selain itu, Pemkab Klaten juga melaporkan keberhasilan menurunkan angka kemiskinan sebesar 1,05% pada tahun 2025, dari yang semula 12 persen menjadi 11 persen (tersisa sekira 129.680 jiwa).

Baca Juga: Targetkan 2027, Pemkab Klaten Kejar Status Kawasan Cagar Alam Geologi Bayat Menuju Geopark

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya membakar semangat para wisudawati yang hadir.

Ia menegaskan bahwa graduasi mandiri tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga harga diri dan membuktikan kemandirian masyarakat.

"Hari ini ibu-ibu sekalian menjadi pionir, menjadi jagoan! Karena sudah diwisuda, berarti anda bisa berdiri di kaki sendiri. Jangan ada lagi bansos yang sampai bertahun-tahun. Kita harus menjaga gengsi kita dengan cara mandiri," tegas Ahmad Luthfi disambut tepuk tangan riuh.

Luthfi memaparkan, berkat strategi kolaborasi dengan lintas dinas dan para kepala desa sebagai ujung tombak, angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah berhasil ditekan dari 9,58% menjadi 9,39% dengan total 1,3 juta masyarakat berhasil dientaskan.

Baca Juga: Gandeng 2 Kampus di Klaten dan Jogja, Pemkab Siapkan Beasiswa Kuliah Rp 1 Miliar Bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari mandat Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 terkait Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Wamensos memaparkan bahwa para wisudawan yang keluar dari program PKH ini diarahkan menjadi mandiri melalui modal usaha.

Selain graduasi KPM PKH dan memberikan bantuan dana PPSE, Kemensos juga membuka kemitraan dengan pihak swasta untuk pemberdayaan ekonomi.

"Tadi kita sudah launching kerja sama dengan swasta untuk jualan roti. Kuotanya ada sekitar 500-an, dan sekarang kita mulai dari tahap awal terdapat 100 penerima manfaat. Mudah-mudahan dengan graduasi, kepercayaan, dan kemitraan ini, Kabupaten Klaten segera keluar dari problem kemiskinan ekstrem maupun rentan," pungkas Wamensos.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kpm pkh klaten #entaskan kemiskinan #kemensos #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #graduasi mandiri