Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo Gaya hidup

Manfaatkan Momen Liburan Sekolah, Pesantren Kilat di Jurangjero Klaten Hadirkan Materi Astronomi untuk Anak-Anak

Angga Purenda • Senin, 6 Juli 2026 | 14:40 WIB
Kegiatan pesantren kilat dengan materi astronomi lewat praktik melihat bulan dengan teleskop. (Dok. Pemdes Jurangjero)
Kegiatan pesantren kilat dengan materi astronomi lewat praktik melihat bulan dengan teleskop. (Dok. Pemdes Jurangjero)

RADARSOLO.COM- Ada yang berbeda dengan suasana liburan sekolah di Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom, Klaten.

Alih-alih menghabiskan waktu dengan gawai, sebanyak 186 santri asyik berkemah dan menjelajah luar angkasa dalam acara Pesantren Kilat ke-3 yang digelar, Sabtu-Minggu (4-5/7/2026).

Kegiatan tahun ini diinisiasi Forum Komunikasi TPQ se-desa Jurangjero. Menggandeng Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang berpusat di Masjid Nurul Islam Krajan, Jurangjero, Klaten.

Baca Juga: Kampus Jadi Motor Sport Tourism, UNSA Siapkan SDM Unggul untuk Majukan Solo

Acara tersebut mengusung tema "Anak Hebat Cinta Al Qur'an, menjadi Generasi Qur'ani, dan Berakhlak Mulia".

Mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Jurangjero, relawan RW 04 Dukuh Krajan serta mahasiswa KKN dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Ketua Takmir Masjid sekaligus Ketua Panitia Maryana menjelaskan, pihak panitia sengaja merombak konsep pesantren kilat tahun ini agar lebih segar.

Sekaligus memikat bagi anak-anak.

"Pesantren Kilat tahun ini kami buat agak berbeda dengan pesantren sebelumnya. Pesantren dilakukan di dalam tenda dan ada materi astronomi," jelas Maryana, Senin (6/7/2026)

Langkah menghadirkan materi astronomi ini terbukti ampuh.

Baca Juga: Mengaku Salah Kirim Konten Tak Senonoh ke Mantan Karyawan, Camat di Boyolali Kena Tegur Bupati, Sekda: Silakan Lapor kalau Ada Korban Lain

Menurut Maryana, inovasi ini bertujuan agar anak-anak tidak bosan dan bisa belajar dengan cara yang menyenangkan.

Sesi astronomi dikemas lewat pemutaran film tata surya serta edukasi mengenai sistem penanggalan Hijriah.

Tidak tanggung-tanggung, panitia menggandeng Klaten Astronomi Club untuk membawa pengalaman belajar ke tingkat yang lebih seru.

"Anak-anak bisa langsung praktik melihat bulan dengan teleskop," tambah Maryana.

Selain keseruan mengintip langit malam, pesantren kilat ini tetap memperkokoh fondasi keagamaan santri melalui berbagai kompetisi.

Seperti lomba Azan, Iqamah dan Tartil/Muratal.

Baca Juga: Patungan hingga Beli Bunga di Pasar, Begini Cara Mahasiswa UNS Menyiasati 'Kondangan Akademik'

Kemudian lomba tilawah, mewarnai, Khat (Kaligrafi) dan puitisasi Qur'an. Ada juga lomba khitabah (Pidato) dan permainan beregu yang melatih kekompakan.

Sementara itu, Kepala Desa Jurangjero Ali Murtono yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan dukungannya terhadap pemanfaatan waktu libur sekolah dengan kegiatan positif seperti tersebut.

Menurutnya, pesantren kilat ini sangat efektif untuk melatih kemandirian dan rasa kebersamaan.

Sekaligus menambah relasi dan ilmu pengetahuan Islam anak-anak.

"Diharapkan anak-anak bisa ambil manfaat dari kegiatan ini untuk menambah teman. Di mana bisa saling bantu dalam lomba sehingga kalian dapat predikat terbaik" pesan Ali Murtono.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#jurangjero klaten #liburan sekolah #astronomi #pesantren kilat