Tekankan Tiga Pilar Pendidikan, PPTQ Ibnu Abbas Klaten Sambut 627 Santri Baru Melalui Khutbah Ta'aruf

Angga Purenda • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 15:04 WIB
Penyerahan santri baru dari orang tua atau wali kepada PTTQ Ibnu Abbas yang berlangsung di Masjid M. Muinudinillah Kampus 2 Ibnu Abbas, Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Penyerahan santri baru dari orang tua atau wali kepada PTTQ Ibnu Abbas yang berlangsung di Masjid M. Muinudinillah Kampus 2 Ibnu Abbas, Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM-Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten memulai tahun ajaran baru dengan menggelar acara Awwalussanah dan Khutbah Ta’aruf pada Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan itu berlangsung di Masjid M. Muinudinillah Kampus 2 Ibnu Abbas, Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Klaten

Dihadiri jajaran pimpinan PPTQ Ibnu Abbas Klaten, serta para orang tua maupun wali santri baru dari dari jenjang pendidikan SMP IT dan SMA IT.

Baca Juga: Jadi Top Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu se-Soloraya, PPTQ Ibnu Abbas Klaten Siap Perkuat Karakter Santri Berdaya Saing Global

Sebelumnya juga digelar acara serupa untuk berbagai jenjang pendidikan lainnya. Seperti Kuttab, Kulliyatul Mu'allimin Al-Islamiyah (KMI) dan Ma'had Aly (MA).

Pada tahun ajaran baru ini, PPTQ Ibnu Abbas Klaten menyambut total 627 santri baru yang siap dididik menjadi generasi penghafal Al-Qur'an yang berprestasi, berakhlak mulia dan berdaya saing.

Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten Dr. K.H. Muhammad Uqbah Azis, Lc., M.H. yang merupakan putra dari K.H. Dr. Muh. Mu’inuddinillah Basri, Lc., MA trah Pangeran Diponegoro ini menjelaskan bahwa rangkaian Khutbah Ta’aruf tersebut dibagi menjadi beberapa sesi guna mengakomodasi seluruh unit pendidikan.

"Alhamdulillah kegiatan hari ini secara garis besar adalah Khutbah Ta’aruf dan Awwalussanah untuk semua jenjang unit yang ada di Ibnu Abbas," ujar K.H. Muhammad Uqbah Azis.. 

"Tujuannya adalah pengenalan kepada wali santri baru terkait pendidikan di sini agar visinya sama dan saling memahami satu sama lain," imbuh dia. 

Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya memberikan pendidikan yang tepat di tengah fenomena zaman sekarang.

Baca Juga: Tinjau Ponpes Al Barru, Wabup Imron Rizkiyarno Sebut Cek Kesehatan Gratis Wonogiri Jangkau 400 Ribu Warga

Di mana banyak kerusakan terjadi bukan karena ketidaktahuan, melainkan karena normalisasi terhadap hal yang salah.

Untuk itu, PPTQ Ibnu Abbas konsisten menerapkan tiga pilar pendidikan dalam kegiatan pembelajarannya. Yakni Al-Qur’an, Akademik dan Akhlak (Adab).

Terkait akdemik, diharapkan dari ilmu yang diberikan oleh PPTQ Ibnu Abbas, bisa memberikan pemahaman mendalam bagi para santri baru tersebut.

Berfungsi sebagai barometer penilaian dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemudian yang kedua, terkait dengan tahfiz Al-Qur'an, harapannya anak-anak itu memiliki mental yang kuat. Jadi, penampakan mental di Ibnu Abbas salah satunya dengan Al-Qur'an. Jadi, harapannya mereka kalau misalkan sedih, kembali kepada Al-Qur'an dan aturan yang mereka baca sehingga bisa menguatkan mereka,” jelasnya.

Sedangkan akhlak, diharapkan menjadi standar martabat para santri agar tumbuh menjadi pribadi yang mulai.

Baca Juga: Sambangi Ponpes di Sragen, Mahfud MD Tegaskan Pesantren Adalah Soko Guru NU, Bukan Alat Politik

Guna realisasi dari tiga pilar tersebut diwujudkan melalui program nyata seperti kegiatan halaqah untuk hafalan dan murajaah.

Kemudian pembelajaran interaktif di dalam maupun luar kelas. Termasuk pembentukan karakter jujur, adil dan bertanggung jawab melalui kedisiplinan kesantrian.

“Saya berharap para santri baru memiliki semangat tinggi, ikhlas, rida dan sabar dalam menerima setiap proses pembelajaran di pondok sebagai bekal menghadapi ujian kehidupan di masyarakat kelak,” ucapnya.

Sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), PPTQ Ibnu Abbas Klaten juga menggelar Seminar Anti-Bullying bagi para santri.

Sementara itu, momentum haru sekaligus optimistis dirasakan oleh para orang tua santri. Jumadi, salah satu perwakilan wali santri, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena sang anak dapat diterima di pondok pesantren tersebut.

"Merupakan satu kehormatan bagi kami bisa diterima di antara banyak calon santri yang mendaftar. Pada kesempatan kali ini, kami menitipkan sebagian amanah pendidikan kepada para asatidzah di Ibnu Abbas Klaten. Semoga para asatidzah diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah," ungkap Jumadi.

Jumadi menilai bahwa sistem pendidikan dengan tiga pilar yang diterapkan merupakan potret pendidikan holistik yang menyeimbangkan kebutuhan dunia dan akhirat.

"Ini perjuangan yang tidak mudah bagi anak-anak kami. Semoga Allah SWT memudahkan mereka, dan kelak mereka bisa membawakan mahkota untuk kami di akhirat," pungkasnya. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
santri baru khutbah ta'aruf pilar pendidikan Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten Dr KH Muhammad Uqbah Azis PPTQ Ibnu Abbas Klaten