Usai Penantian Selama 20 Tahun, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Hubungkan Kranggan-Leses Klaten

Angga Purenda • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 12:53 WIB
Peresemian Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Kranggan-Leses, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Kamis (23/7/2026). (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)
Peresemian Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Kranggan-Leses, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Kamis (23/7/2026). (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM-Impian warga Desa Kranggan dan Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten memiliki jembatan penghubung akhirnya terwujud.

Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol Inf. Slamet Hardianto bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo telah meresmikan Jembatan Perintis Garuda pada Kamis (23/7/2026).

Jembatan yang membentang di atas Sungai Klegung, tepatnya di Dusun Sidorejo RT 01 RW 02, Desa Kranggan. Menjadi urat nadi baru yang menghubungkan kedua desa tersebut.

Baca Juga: 942 Orang Daftar Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Pemprov Jateng, 15 Orang Lolos Kuliah Luar Negeri 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dimulai sejak 1 April 2026 itu dirancang dengan spesifikasi yang mumpuni.

Jembatan tersebut memiliki panjang 42 meter, lebar 1,2 meter, tinggi 25 meter. Termasuk mampu menahan kapasitas beban maksimal hingga 9 ton.

Kehadiran infrastruktur tersebut diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 250 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 1.200 jiwa di wilayah tersebut.

Kepala Desa Kranggan Harjito mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa jembatan itu telah dinantikan oleh warga selama puluhan tahun.

“Selama 20 tahun masyarakat mengimpikan adanya jembatan yang menghubungkan Kranggan dan Leses. Alhamdulillah dengan dukungan pemerintah dan TNI, jembatan ini akhirnya dapat terwujud,” ujar Harjito.

Baca Juga: Tembus Medan Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Elce Putri Buka Akses Keuangan Warga Desa

Lebih lanjut, Harjito memaparkan rencana strategis ke depan.

Pemerintah Desa Kranggan berkolaborasi dengan Desa Leses berencana untuk mengembangkan kawasan di sekitar jembatan menjadi destinasi desa wisata.

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar. Mulai dari keberadaan saluran bawah tanah hingga sejumlah situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Sementara itu, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf. Slamet Hardianto menegaskan bahwa Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar infrastruktur fisik.

Melainkan simbol kuatnya semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat.

“Jembatan ini adalah hasil kolaborasi bersama. Harapannya dapat terus terjalin demi mendukung pembangunan di Kabupaten Klaten,” kata Slamet.

Baca Juga: Update Pemain Baru Borneo FC di Liga 1: Rombak Total Skuad, Datangkan 21 Wajah Baru demi Kembali Berburu Gelar Super League 2026/2027

Ia juga berharap akses baru ini mampu meningkatkan konektivitas wilayah yang bermuara pada percepatan pertumbuhan ekonomi warga.

Menyambut antusias warga dalam menyambut pembangunan jembatan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyebut bahwa peresmian tersebut sebagai momen yang sangat istimewa.

“Hari yang spesial bagi saudara-saudara kita di Kranggan dan Leses karena setelah penantian selama 20 tahun akhirnya memiliki jembatan penghubung. Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dandim dan seluruh jajaran yang telah berkolaborasi luar biasa sehingga pembangunan ini dapat terwujud,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Hamenang berharap jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas dan distribusi hasil ekonomi warga saja.

Tetapi juga mendukung penuh terwujudnya kawasan wisata yang direncanakan oleh pemerintah desa.

Ia juga menitipkan pesan penting kepada seluruh warga agar memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga fasilitas umum tersebut.

“Karena setiap infrastruktur memiliki usia pakai, maka mari kita rawat bersama-sama. Patuhi batas tonase dan gunakan jembatan dengan tertib agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” pungkas Bupati. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
jembatan perintis garuda kranggan leses Dandim 0723/Klaten Letkol Inf. Slamet Hardianto Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo