Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Pemkab Gelar Klaten Integrity Night 2026 

Angga Purenda • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 14:06 WIB
Pengukuhan Duta Integritas Kabupaten Klaten Tahun 2026 yang berasal dari unsur pelajar dan generasi muda dalam Gelaran Klaten Integrity Night 2026 di Grha Bung Karno (GBK), Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Rabu (29/7/2026). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
Pengukuhan Duta Integritas Kabupaten Klaten Tahun 2026 yang berasal dari unsur pelajar dan generasi muda dalam Gelaran Klaten Integrity Night 2026 di Grha Bung Karno (GBK), Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Rabu (29/7/2026). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
​RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten menggelar acara Klaten Integrity Night 2026 di Grha Bung Karno (GBK), Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Rabu (29/7/2026) malam.

Acara dengan tema "Integritas, Tata Kelola dan Kepercayaan untuk Kita" ini menjadi pembuka dari rangkaian Festival Antikorupsi Kabupaten Klaten Tahun 2026.

​Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto yang hadir mewakili Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko, jajaran Forkopimda, perwakilan BPKP DIY, Inspektur Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

Baca Juga: Dorong Kemandirian Ekonomi, BRI Bekali PMI di Taiwan Pelatihan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan

Termasuk kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah hingga pimpinan BUMD dan BUMDes se-Kabupaten Klaten.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI Amir Arif juga turut memberikan arahan secara daring.

​Inspektur Inspektorat Kabupaten Klaten, Agus Suprapto dalam laporannya menyampaikan bahwa Klaten Integrity Night 2026 digelar sebagai sarana dialog, refleksi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

​Salah satu agenda utama dalam kegiatan malam tersebut adalah pengukuhan Duta Integritas Kabupaten Klaten Tahun 2026 yang berasal dari unsur pelajar dan generasi muda.

Yaitu Ketua OSIS SMP se-Kabupaten Klaten serta finalis Mas dan Mbak Klaten 2026.

​"Pengukuhan ini bukan sekadar pemberian penghargaan atau penyematan pin. Melainkan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab kepada generasi muda untuk menjadi teladan dalam menerapkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian menyuarakan kebenaran," jelas Agus Suprapto.

​Ia berharap para Duta Integritas ini dapat menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan budaya antikorupsi di lingkungan sekolah, keluarga, organisasi, dan masyarakat luas.

 Baca Juga: Musim Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, Ini Hal yang Perlu Diwaspadai Masyarakat

​Agus menjelaskan bahwa Festival Antikorupsi Klaten 2026 merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Klaten terhadap program Pariwara Antikorupsi. Guna menyampaikan pesan antikorupsi secara edukatif, kreatif dan membumi.

Selain acara Klaten Integrity Night, ada juga Klaten Integrity Expo. Berupa pameran inovasi dan pelayanan publik transparan dari OPD, BUMD, BUMDes, hingga instansi perbankan. 

Agus menegaskan, pelibatan BUMDes dalam expo ini sejalan dengan arah pengawasan Inspektorat Klaten pada 2026–2027 yang berfokus pada tata kelola BUMDes.

​Ada pula kegiatan Klaten Integrity Challenge berupa lomba edukatif bagi pelajar TK hingga SMA. Seperti lomba mewarnai, kaligrafi, poster dan yel-yel antikorupsi yang diikuti ratusan peserta.

Baca Juga: Memahami Rajah Kalacakra: Simbol Perputaran Waktu dan Transformasi Kehidupan dalam Filsafat Nusantara

​Puncaknya berupa Konser Rakyat Berintegritas yang menghadirkan band asal Yogyakarta yakni Letto. Kegiatan tersebut memadukan hiburan masyarakat dengan kampanye antikorupsi.

​"Integritas bukan hanya tentang tidak melakukan korupsi, tetapi keberanian untuk tetap jujur dan konsisten melakukan hal yang benar meskipun tidak ada yang melihat. Tata kelola yang baik akan melahirkan kepercayaan publik sebagai modal utama pembangunan daerah," tegas Agus.

​Sementara itu, Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto membacakan sambutan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan bahwa tema yang diusung dalam Klaten Integrity Night 2026 tidak boleh sekadar menjadi slogan formalitas.

​"Integritas, tata kelola dan kepercayaan publik merupakan tiga pilar utama yang tidak dapat dipisahkan. Integritas adalah fondasi, tata kelola yang baik adalah sistem penjaganya dan kepercayaan publik adalah hasil yang kita petik," ujar Jaka.

Baca Juga: Sejarah Honda Tiger, Kisah Macan Legendaris Honda dengan Perjalanan Panjang Selama Dua Dekade

​Menurutnya, masyarakat saat ini mendambakan birokrasi yang cepat, sederhana, transparan serta aparatur yang profesional. Oleh karena itu, membangun kepercayaan publik harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap pelayanan dan kebijakan.

​"Pencegahan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau Inspektorat semata. Melainkan butuh sinergi seluruh elemen pemerintah, DPRD, dunia pendidikan, dunia usaha, media hingga masyarakat," ujar Jaka. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
klaten integrity night 2026 tata kelola pemerintahan bersih pemkab klaten