Bupati Hamenang Buka Suara setelah Temui Aksi Massa Forum Peduli Nasabah PD BKK Klaten di DPRD

Angga Purenda • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 20:24 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menemui massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Paripurna DPRD Klaten, Senin (3/8/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menemui massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Paripurna DPRD Klaten, Senin (3/8/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendatangi langsung ratusan massa aksi dari Forum Peduli Nasabah PD BKK Klaten dan Aliansi Masyarakat Sipil Klaten yang menggelar unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kabupaten Klaten, Senin (3/8/2026).

Kehadiran sosok Hamenang tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dalam membuka ruang dialog secara langsung.

Terkait sejumlah isu yang menjadi tuntutan, khususnya penyelesaian kasus kerugian nasabah PD BKK Klaten.

Pada aksi demo sebelumnya, Bupati Hamenang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas resmi di luar kota.

Baca Juga: Ratusan Nasabah Geruduk DPRD Klaten, Tuntut Pembentukan Pansus PD BKK hingga Penetapan Sebagai Bencana Sosial

Sebab itu, pada kesempatan kali ini ia menyempatkan diri menemui massa untuk mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

"Hari ini kita berusaha menemui demo karena di demo yang pertama itu belum bisa ngobrol karena saya posisi di luar kota. Saya berusaha menemui pendemo, saya ingin mendengarkan aspirasi mereka," ungkap Hamenang.

Bupati mengungkapkan insiden saat dirinya hendak memberikan tanggapan di hadapan para peserta aksi.

Terutama saat berupaya melakukan dialog terbuka dengan massa tapi belum membuahkan hasil.

"Tapi dari koordinator demo, saya baru bicara, mic saya dimatikan. Katanya tidak mau bicara dengan bupati, maunya sama teman-teman DPRD. Berarti kan belum terjadi diskusi dua arah sampai hari ini, padahal kita mau menyelesaikan masalah ini," tuturnya.

Baca Juga: Ubah Residu Jadi Cuan, Tim PKM HGR UNS Latih Pemasaran Digital dan Teknologi Waste to Energy di Bank Sampah Kopen Sae Sukoharjo

Meski dialog dua arah belum sempat terbangun, Hamenang menegaskan bahwa Pemkab Klaten sangat menghormati mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui lembaga legislatif.

Pihaknya siap bersinergi dan mengikuti proses serta mekanisme yang tengah digodok oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Klaten. Termasuk wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

"Nggih, saya nderek (ikut) saja nanti Pak Ketua DPRD dan kawan-kawan. Aspirasi teman-teman seperti apa, kita akan sampaikan progres yang sudah kita jalani," jelasnya.

Hamenang meminta masyarakat dan para nasabah PD BKK Klaten untuk tetap mengawal proses hukum dan administratif yang sedang berjalan.

Ia optimistis bahwa permasalahan kompleks ini dapat terselesaikan secara tuntas.

Baca Juga: Gelar Pembersihan Pasar Sidoharjo Bayat Pasca Kebakaran, Ini Langkah Pemkab untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi

"Memang ini enggak bisa selesai cepat, tapi insya Allah pasti ke depan akan selesai," ujar Bupati Hamenang.

Sebelumnya, ratusan massa aksi yang tergabung dalam Forum Peduli Nasabah PD BKK Klaten dan Aliansi Masyarakat Sipil Klaten menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Klaten pada Senin (3/8/2026)

Mereka menyuarakan kaitannya penyelesaian kasus PD BKK Klaten.

Kemudian menuntut pengawasan eksekusi hukum dan percepatan perbaikan Gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten yang terhenti sejak 2019 demi menjamin kelancaran pelayanan publik.

Ditambah desakan transparansi pengolahan sampah dan pembangunan sarana di TPA Troketon. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
pd bkk klaten forum peduli nasabah pd bkk klaten Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo demonstrasi