RADARSOLO.COM- Pemkab Klaten melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar bursa kerja terpadu bertajuk Klaten Job Fair 2026.
Kegiatan berlangsung selama dua hari pada Rabu-Kamis (5-6/8/2026) di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten.
Tersedia lebih dari 6.000 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor industri dan lembaga resmi.
Kepala Disperinaker Klaten Luciana Rina Damayanti menyampaikan bahwa pelaksanaan Klaten Job Fair 2026 ini menghadirkan kemitraan strategis dengan 31 perusahaan dengan berbagai job desk.
Baca Juga: Atasi Kekeringan di Boyolali: BPBD Salurkan 646 Ribu Liter Air Bersih untuk 11 Ribu Jiwa Terdampak
Kemudian ditambah lima Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk berkesempatan magang di luar negeri.
Begitu juga terdapat dua Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Klasifikasi formasi yang ditawarkan pun sangat beragam. Mencakup sektor produksi, teknisi, administrasi hingga berbagai posisi di industri garmen, percetakan dan penerbitan.
“Jadi dengan Job Fair ini, diperuntukan bagi masyarakat Klaten yang ingin mencari pekerjaan di Klaten dan sekitarnya yakni Jawa Tengah. Kemudian mungkin ada yang ingin bekerja di luar negeri. Mungkin juga ada yang ingin magang dengan program yang sudah disiapkan oleh pemerintah Jepang dan pemerintah Indonesia,” ujar Rina, Rabu (5/8/2026)
Rina menegaskan, salah satu fokus utama dari bursa kerja terintegrasi tersebut adalah memberikan rasa aman dan kepastian legalitas bagi para pencari kerja di Kabupaten Klaten.
Ia memastikan, seluruh perusahaan, LPK maupun P3MI yang ada di Klaten Job Fair telah melewati proses verifikasi ketat oleh Disperinaker Klaten.
Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi maraknya penipuan informasi lowongan kerja di media sosial serta mencegah potensi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
"Jadi tidak perlu ragu lagi. Perusahaan yang hadir legal dan sudah diverifikasi. Kita ingin menghindari TPPO, jangan sampai uang sudah dikeluarkan tetapi calon pekerja tidak dikirimkan," tegasnya.
Terkait target penyerapan tenaga kerja, Disperinaker Klaten memproyeksikan sebanyak 2.000 pencari kerja dapat terserap dari total lowongan pekerjaan yang disediakan.
Baca Juga: Gelar Gebyar Inovasi Pendidikan 2026, Disdik Klaten Tampilkan 61 Stan Karya Unggulan Siswa dan Guru
"Semoga bisa memenuhi dan lebih banyak masyarakat Klaten yang memperoleh peluang kerja. Jadi bisa mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Rina.
Penyelenggaraan Klaten Job Fair 2026 mendapat respons positif dari para pencari kerja.
Salah satunya, Indah Fitria Sari, 23, warga asal Kecamatan Prambanan, Klaten, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
"Sangat mendukung sekali. Dari banyaknya perusahaan, kita bisa memilih lowongan yang sesuai dengan kemampuan dan minat kita. Ini pertama kalinya saya ikut Job Fair di Disperinaker Klaten, jadi senang sekali informasi lowongannya jadi lebih luas," ungkap Indah.
Indah yang merupakan lulusan SMK tahun 2021 yang sebelumnya bekerja di sektor garmen di Semarang ini memanfaatkan momen Job Fair untuk mencari peluang karir terdekat dari tempat tinggalnya.
Dirinya mengincar beberapa posisi operasional dan administrasi di perusahaan lokal ternama yang berpartisipasi.
"Saya mengincar posisi operator produksi dan administrasi. Harapannya bisa segera dapat pekerjaan di area Klaten atau Jawa Tengah," tutur perempuan yang baru dua bulan mengakhiri kontrak kerjanya di Semarang tersebut. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com