Kegiatan diawali dengan momen istimewa berupa peresmian Sanggar Seni Kridha Kencana Desa Ngawen.
Peresmian sanggar tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam merawat serta melestarikan potensi seni dan budaya lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
Kepala Desa Ngawen Shofik Ujiyanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kehadiran Bupati Klaten beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurutnya, Desa Ngawen menyimpan beragam potensi unggulan yang siap terus dikembangkan, khususnya di bidang kebudayaan.
"Desa Ngawen memiliki potensi yang sangat luar biasa. Seperti penampilan potensi budaya dari Sanggar Kridha Kencana," ujar Shofik Ujiyanto.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang menyampaikan terima kasih atas sambutan antusias dari warga Desa Ngawen.
Ia menegaskan bahwa program Sambung Rasa digulirkan untuk memangkas jarak antara pemerintah daerah dan masyarakat.
"Sambung Rasa merupakan wadah bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Ada tiga tujuan utama dalam kegiatan ini, yaitu mendengarkan aspirasi masyarakat, menyerahkan berbagai bantuan, serta mendekatkan layanan publik agar lebih mudah diakses warga," tutur Hamenang.
Dalam sesi dialog interaktif, warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai masukan.
Baca Juga: Skor Akhir Persija vs Arema FC Sore Ini: Macan Kemayoran Amankan Podium Ketiga Piala Presiden 2026
Terutama mengenai permasalahan infrastruktur jalan di wilayah Ngawen yang mengalami kerusakan.
Merespons keluhan tersebut, Hamenang menjelaskan bahwa kerusakan jalan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh aktivitas armada konstruksi proyek pembangunan jalan tol.
Pihaknya berkomitmen untuk segera mengambil langkah penanganan yang konkret.
"Meski Desa Ngawen berada tidak jauh dari pusat kota, ternyata masih terdapat persoalan infrastruktur yang perlu segera ditangani. Salah satunya kerusakan jalan akibat dampak dari pembangunan tol,” ucap Hamenang.
Baca Juga: Tekan Beban Pajak Listrk, PJU Kota Karanganyar Diremajakan
Lebih lanjut, pihaknya akan mengkoordinasikan dengan operator jalan tol sesuai dengan komitmen yang telah disepakati di awal.
“Namun apabila diperlukan, Pemerintah Kabupaten Klaten juga menyiapkan langkah alternatif. Melalui penganggaran daerah agar penanganan dapat segera dilakukan," tegasnya.
Di samping menyerap aspirasi, Hamenang secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas peresmian dan keaktifan Sanggar Seni Kridha Kencana.
Keberadaan sanggar tersebut dinilainya sebagai bukti konkret tingginya semangat warga Ngawen dalam memelihara warisan leluhur.
Menurutnya, sanggar tersebut merupakan aset budaya daerah yang sangat berharga.
Dikarenakan secara konsisten menjadi wadah latihan serta pertunjukan seni. Mulai dari seni tari tradisional hingga pertunjukan ketoprak.
"Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Ngawen yang terus menjaga dan mengembangkan seni budaya. Pemkab Klaten siap memberikan dukungan agar berbagai kegiatan kesenian di desa ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat," ungkap Hamenang. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com