Menikmati Megahnya Merapi dari Ekowisata Kalitalang Klaten: Dari Trail Run, Camping hingga Gelar Pertemuan di Tengah Panorama Alam

Angga Purenda • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:37 WIB
Wisatawan saat menikmati udara segar dan keindahan panorama Gunung Merapi di Ekowisata Kalitalang, Klaten, Minggu (2/8/2026) (Angga Purenda/Radar Solo)
Wisatawan saat menikmati udara segar dan keindahan panorama Gunung Merapi di Ekowisata Kalitalang, Klaten, Minggu (2/8/2026) (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Ekowisata Kalitalang di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten terus menjadi magnet bagi para pelesir yang merindukan udara segar pegunungan dan keindahan panorama Gunung Merapi.

Berada di ketinggian 1.143 meter di atas permukaan laut (mdpl), objek wisata yang berjarak sekira 4 Km dengan puncak Merapi ini menyuguhkan deretan aktivitas menarik.

Tak sekadar aktivitas trekking semata yang sudah melekat dengan Kalitalang.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi lain di lereng Merapi, Kalitalang kini telah dilengkapi beragam fasilitas pendukung.

Wisatawan bisa mencoba aktivitas trail run dengan menyusuri jalur alami.

Begitu juga bisa berkemah (camping) untuk menikmati suasana malam khas pegunungan.

Tidak hanya itu, pengelola juga telah menyediakan fasilitas pendapa yang sangat cocok untuk rombongan wisata, komunitas maupun instansi yang ingin menggelar rapat atau pertemuan outdoor di tengah panorama alam.

Tak salahnya datang ke Ekowisata Kalitalang hanya untuk menikmati udara segara serta berswafoto.

Dikarenakan ada beberapa spot foto yang menarik untuk bisa diabadikan ketika momen sunset maupun sunrise.

Salah satunya berdekatan dengan tebing karena terdapat papan yang bertuliskan Kalitalang.

Tapi perlu berhati-hati dengan memperhatikan lingkungan sekitarnya karena rawan cukup curam. Berfoto di lokasi tersebut akan mendapatkan latar belakang puncak Gunung Merapi yang begitu gagah.

Selain itu, bisa juga melakukan swafoto yang berdekatan dengan Gardu Pandang Kalitalang.

Termasuk Gerbang Wisata yang bertuliskan Ekowisata Kalitalang juga bisa jadi pilihan spot baru.

Mengingat baru saja diresmikan oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada pekan lalu.

Untuk menuju ke Ekowisata Kalitalang dari Kota Klaten bisa ambil arah ke barat daya menuju Jalan Raya Manisrenggo - Kemalang.

Dari Manisrenggo, teruskan perjalanan ke utara melintasi wilayah Kecamatan Kemalang menuju Desa Balerante. Ikuti penunjuk arah jalan menuju Ekowisata Kalitalang.

Jika dari Yogyakarta, Bisa Melalui Jalan Jogja-Solo hingga pertigaan Candi Prambanan.

Dari Prambanan, belok ke arah utara menuju Manisrenggo.

Lanjutkan perjalanan lurus ke arah utara melintasi jalur Kemalang hingga tiba di Desa Balerante. Jalur beraspal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Jika sampai ke Gerbang Ekowisata Kalitalang, oleh pihak pengelola daro Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Balerante akan menarik tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang. Sedangkan untuk parkir sepeda motor sebesar Rp 3.000 per unit dan mobil Rp 5.000 per unit.

Sementara itu, untuk masuk ke kawasan hutan yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) diterapkan retribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Yakni untuk wisatawan domestik pada hari kerja (weekday) sebesar Rp 12.000 per orang (sudah termasuk asuransi). Sedangkan pada akhir pekan diberlakukan Rp 17.000 per orang (sudah termasuk asuransi).

Untuk wisatawan mancanegara diterapkan sebesar Rp 150.000 per orang (sudah termasuk asuransi).

Memang Ekowisata Kalitalang juga menarik wisatawan mancanegara. Seperti Jerman, Perancis, Belanda, Tiongkok dan Jepang.

Maka itu, Ekowisata Kalitalang wajib masuk list sebagai destinasi wisatawa yang dikunjungi saat di Kabupaten Klaten.

“Daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara adalah megahnya Gunung Merapi. Ketika datang ke sini, kemudian Merapi tidak kelihatan, mereka akan balik lagi jika tujuannya hanya melihat Merapi. Tak sedikit pula dari mereka yang tetap antusias melakukan aktivitas trekking tanpa terpengaruh kondisi cuaca,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus Sekretaris Desa (Sekdes) Balerante, Jainu saat ditemui radarsolo.com, Minggu (2/8/2026).

Jainu menjelaskan, pihanya terus berinovasi untuk terus menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara.

Salah satunya dengan menerima saran dan masukan dari pengunjung untuk pengembangan Ekowisata Kalitalang ke depannya.

“Harapan kami wisatawan tidak hanya mengeluarkan uang tiket saja. Tetapi minimal bisa berbelanja (di Ekowisata Kalitalang) tanpa harus menaikan harga tiket masuk,” ucapnya.

Jainu berkomitmen, apa yang menjadi kebutuhan wisatawan akan disediakan. Harapannya mampu menarik banyak pengunjung lagi dan wisatawan menjadi lebih nyaman.(ren)

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
Ekowisata Kalitalang Wisata Lereng Merapi Camping Kalitalang gunung merapi wisata klaten