RADARSOLO.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau langsung kondisi jalan rusak di Desa Ngemplakseneng, Kecamatan Manisrenggo, Selasa (4/8/2026).
Langkah cepat itu diambil sebagai bentuk tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang terganggu oleh kerusakan akses utama aktivitas harian mereka.
Ruas jalan yang mengalami kerusakan sepanjang sekira 600 meter tersebut tak hanya berlubang. Tetapi juga kerap memicu kepulan debu ke area permukiman warga.
Kondisi itu diperparah oleh tingginya intensitas armada kendaraan berat pengangkut material galian C yang melintasi jalur tersebut.
Bupati Hamenang menjelaskan, penanganan ruas jalan ini sejatinya telah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun, pelaksanaannya tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran di tingkat provinsi.
"Kami sebenarnya sudah mengusulkan penanganan jalan ini ke pemerintah provinsi, tetapi karena ada efisiensi anggaran, pelaksanaannya belum bisa dilakukan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan mengambil langkah penanganan terlebih dahulu," ujar Hamenang.
Baca Juga: Truk KDMP Dipakai untuk Angkut Tebu, Pemkab Sragen Buka Suara
Pemkab Klaten akan segera mengambil penanganan darurat berupa perbaikan tambal sulam. Guna memberikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan dalam waktu dekat.
Pekerjaan tersebut ditargetkan mulai berjalan paling lambat awal pekan depan. Menunggu tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten menyelesaikan pengerjaan di titik lain.
"Insya Allah minggu ini, maksimal mulai minggu depan kita mulai kerjakan. Tahap awal kami lakukan tambal sulam terlebih dahulu agar kerusakan tidak semakin parah," tegasnya.
Baca Juga: Genjot Kualitas Kopi Gunung Lawu, Pemkab Karanganyar Gencarkan Hilirisasi
Tak berhenti pada penanganan jangka pendek, Pemkab Klaten juga telah menyusun skema perbaikan komprehensif secara bertahap.
Direncanakan pembenahan saluran drainase dan gorong-gorong di sepanjang ruas jalan pada akhir tahun ini untuk menjamin ketahanan konstruksi jalan dari genangan air.
Ada pun pelaksanaan pembangunan jalan secara permanen menggunakan konstruksi beton.
Hamenang berharap penanganan yang terukur dan bertahap ini dapat menjawab keresahan masyarakat. Sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah Manisrenggo.
“Pemkab Klaten berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan anggaran dan kolaborasi demi mempercepat pembenahan infrastruktur daerah,” ucapnya. (ren/nik)
Editor : Adi Pras