Pastikan Program Tepat Sasaran, Bupati Klaten Tinjau Pelaksanaan Rehab RTLH di Sajen Trucuk

Angga Purenda • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:23 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat meninjau pelaksanaan program rehab RTLH di Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, Senin (10/8/2026). (Dok.Bagian Prokopim Setda Klaten)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat meninjau pelaksanaan program rehab RTLH di Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, Senin (10/8/2026). (Dok.Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau langsung progres rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, Senin (10/8/2026).

Kunjungan lapangan itu dilakukan guna memastikan pelaksanaan program bantuan tersebut berjalan optimal. Termasuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Hamenang menjelaskan bahwa Pemkab Klaten menargetkan rehab RTLH sekira 1.000 unit sepanjang 2026.

Baca Juga: Wujudkan Hunian Layak, Bupati Klaten Tinjau Langsung Realisasi Bantuan RTLH di Pedan

Capaian tersebut merupakan buah manis dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai sumber pendanaan.

"Pada tahun ini kita merehab kurang lebih seribu rumah tidak layak huni di Kabupaten Klaten. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bantuan aspirasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Klaten hingga dukungan dari Baznas," tutur Hamenang, Selasa (11/8/2026)

Untuk menjamin kualitas dan ketepatan sasaran, Pemkab Klaten berkomitmen melakukan pemantauan secara bertahap ke berbagai wilayah.

Hamenang menegaskan pentingnya mengevaluasi pelaksanaan di lapangan agar setiap kendala dapat segera ditangani.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bantuan rehab RTLH tersebut bersifat stimulan.

Oleh karena itu, kesuksesan program sangat bergantung pada partisipasi serta semangat gotong royong warga setempat.

Baca Juga: Masih Ada 6.364 RTLH di Klaten, 1.745 Unit Direhab Tahun Ini dari Berbagai Sumber Anggaran

"Alhamdulillah masyarakat juga ikut bergotong royong dan berswadaya. Meskipun hasil akhirnya berbeda-beda menyesuaikan kemampuan masing-masing penerima. Terpenting rumah yang sebelumnya tidak layak kini menjadi jauh lebih layak dihuni," imbuhnya.

Melalui program bantuan rehab RTLH, Hamenang berharap kualitas hidup masyarakat Klaten dapat meningkat secara berkelanjutan.

Tidak hanya dari segi kenyamanan tempat tinggal, tetapi juga memicu semangat kerja dan kesejahteraan keluarga.

Lebih lanjut, Hamenang juga mengajak partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Percepat Pengentasan RTLH, Pemkab Klaten Salurkan Bantuan Rehab Senilai Rp 3,7 Miliar untuk 250 Unit Rumah

Warga yang masih menemukan adanya hunian tidak layak di wilayahnya diimbau untuk segera melaporkannya ke Pemerintah Kabupaten Klaten.

“Pengaduan dan usulan dapat dikirimkan secara langsung melalui kanal resmi pengaduan Lapor Mas Bup dengan nomor kontak 08 567 567 333,” tambahnya.

Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting agar program bantuan rehab RTLH tersebut dapat menjangkau seluruh warga yang benar-benar membutuhkan bantuan. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
sajen trucuk Rehab RTLH pemkab klaten Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tepat sasaran