RADARSOLO.COM - Klaten Fire Safety Challenge 2026 kembali digelar di Jalan Sidoluhur, kawasan Alun-alun Klaten pada Selasa (11/8/2026).
Diprakarsai oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Klaten dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-222 Klaten.
Sebanyak 40 tim bersaing ketat dalam ajang perlombaan tersebut.
Tim terdiri dari instansi pemerintah, BUMD, perbankan, rumah sakit, perusahaan swasta hingga relawan kecamatan bersaing ketat dalam ajang tersebut.
Baca Juga: Tidak Cukup Penetapan Tersangka, Bupati Wonogiri Minta Pengawasan Ketat Distribusi MinyaKita
Setiap regu beranggotakan empat orang harus berjuang menyelesaikan serangkaian rintangan simulasi pemadaman dan penyelamatan.
Seperti monkey bar dan teknik smothering yakni pemadaman awal api skala kecil menggunakan kain basah.
Kemudian pemadaman dengan pengoperasian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang biasanya terseda di setiap fasilitas gedung.
Lalu pengoperasian hidran untuk pemadaman ketika kobaran api membesar dan membutuhkan debit air tinggi.
Peserta juga dihadapkan pada penyelamatan dan evakuasi korban sesuai dengan kaidah teknis keselamatan medis.
Baca Juga: Ditempa Pelatih Olimpiade Prancis, Anggar Surakarta Adu Kualitas dengan 16 Negara Demi Medali Emas
Kepala Satpol PP dan Damkar Klaten Joko Hendrawan menjelaskan, perlombaan tersebut diikuti oleh 16 tim dari unsur rumah sakit dan perusahaan swasta.
Ditambah 24 tim dari relawan kecamatan se-Kabupaten Klaten sehingga total 40 tim.
"Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kecepatan dan kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Klaten. Khususnya bagi para relawan maupun tim tanggap darurat yang ada di gedung pemerintahan, rumah sakit, hingga perusahaan," ujar Joko, Selasa (11/8/2026).
Ia menambahkan, keterlibatan aktif elemen swasta dan relawan sangat penting agar prosedur mitigasi bencana kebakaran dapat tersosialisasi secara merata ke masyarakat.
Baca Juga: Warning! Hanya dalam Tempo 6 Bulan, 26 Anak di Wonogiri Jadi Korban Kekerasan
Sementara itu, Kabid Damkar Satpol dan Damkar Klaten Sumino menekankan bahwa aspek penilaian dari ajang Klaten Fire Safety Challenge tidak semata-mata mengandalkan kecepatan waktu. Melainkan juga aspek keselamatan dan ketepatan teknik.
"Cepat saja belum tentu juara, karena petugas dan korban harus selamat terlebih dahulu. Maka dari itu namanya Safety Challenge, faktor keselamatan tetap kami prioritaskan," tegas Sumino.
Melalui ajang tersebut, Damkar Klaten berharap instansi dan perusahaan konsisten memperbarui kesiapan SDM serta kelayakan peralatan damkar.
Sedangkan untuk relawan kecamatan, Sumino berharap melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat menularkan keterampilan kepada masyarakat guna mewujudkan ketangguhan bencana hingga level desa.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir dalam acara tersebut berharap bisa meningkatkan kesiapsiagaan para stakeholder.
Baik para relawan di tingkat kecamatan maupun jajaran di lingkungan perusahaan maupun instansi untuk bisa lebih siap lagi.
Baca Juga: Unik dan Seru! 32 Tim Berjibaku dalam Lomba Voli Air di Umbul Langse Boyolali
Di sisi lain, ke depan, dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran dalam langkah pencegahan dan penanganannya bisa dilakukan secara lebih tepat.
"Kegiatan ini sangat penting ya, karena bagaimana kemudian kita bisa meningkatkan kesiapsiagaan. Manakala terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di lapangan, yaitu bencana kebakaran,” ucap Hamenang.
Ajang tersebut menyedot perhatian warga yang melintas di kawasan Alun-alun Klaten. Salah satu peserta dari Tim Bank Jateng Cabang Klaten Singgih mengaku antusias mengikuti perlombaan tersebut.
Baca Juga: Cumlaude Jadi Impian Banyak Mahasiswa, Benarkah IPK Tinggi Selalu Jadi Ukuran Kesuksesan?
"Lomba hari ini sangat luar biasa dan penting disaksikan masyarakat. Persiapan tim kami sekitar satu bulan dengan latihan rutin dua kali untuk me-refresh keterampilan antisipasi kebakaran di kantor," tutur Singgih.
Meski sempat merasa gugup karena disaksikan banyak penonton, timnya optimistis mampu membawa pulang hasil terbaik.
"Semoga tahun ini kita bisa meraih juara satu," pungkasnya. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com