Bupati Hamenang Promosikan Potensi Klaten di Forum Kerja Sama antarpemda Indonesia-China, Buka Peluang Investasi Internasional

Angga Purenda • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:01 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat memaparkan potensi Klaten di Forum Kerja Sama antarpemda Indonesia-China, Kota Yogyakarta, Selasa (11/8/2026). (Bagian Prokopim Setda Klaten)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat memaparkan potensi Klaten di Forum Kerja Sama antarpemda Indonesia-China, Kota Yogyakarta, Selasa (11/8/2026). (Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten terus bergerak aktif menangkap peluang kerja sama internasional guna memperkuat perekonomian daerah.

Salah satunya melalui kehadiran Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada acara Local Governments Dialogue China – Indonesia on Local Government Cooperation yang digelar di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (11/8/2026).

Forum internasional tersebut mempertemukan perwakilan 10 pemerintah daerah dari Tiongkok dan 10 pemerintah daerah dari Indonesia sebagai wadah penguatan sinergi strategis di berbagai sektor.

Baca Juga: Sambung Rasa di Ngawen Klaten, Bupati Hamenang Resmikan Sanggar Seni dan Serap Aspirasi Soal Kerusakan Jalan

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Klaten berkesempatan mempresentasikan berbagai potensi unggulan daerah di hadapan para delegasi.

Bupati Hamenang mengungkapkan dalam presentasi mengenai potensi Klaten mendapat respons sangat positif dari sejumah perwakilan pemerintah daerah asal Tiongkok.

Beberapa delegasi bahkan langsung menjalin komunikasi intensif pascapresentasi.

"Alhamdulillah, Klaten menjadi salah satu daerah yang berkesempatan mempresentasikan potensi yang kami miliki. Responsnya sangat baik. Setelah sesi presentasi selesai, beberapa perwakilan pemerintah daerah dari China langsung menemui kami untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai peluang kerja sama," ujar Hamenang.

Menurutnya, langkah mempromosikan potensi daerah dalam forum internasional merupakan strategi untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Terutama di tengah tren penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.

Baca Juga: DPRD Klaten Tegaskan Dukung Program Pro Rakyat Bupati Hamenang, Setujui Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027

Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah lebih kreatif menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kolaborasi lintas sektor maupun negara.

"Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan dana transfer dari pusat. Kuncinya adalah memaksimalkan potensi daerah melalui kolaborasi dan kerja sama," ujarnya. 

"Forum ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempertemukan kami dengan pemerintah daerah di Tiongkok sehingga ke depan dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan," lanjut Hamenang.

Dalam pemaparannya, Pemkab Klaten menawarkan sejumlah sektor unggulan yang siap dikembangkan bersama, meliputi pertanian, pariwisata hingga industri.

Pada sektor pariwisata, Klaten menonjolkan ragam destinasi unggulan seperti keberadaan kekayaan 1.001 candi, 1.001 umbul, kawasan ekowisata lereng Gunung Merapi hingga daya tarik anyar Rowo Jombor.

Baca Juga: Napak Tilas Hari Jadi ke-222 Klaten: Bupati Hamenang Telusuri Titik 0 Km dan Kantor Dispersip

Tak hanya itu, Klaten juga tengah memperkuat branding sebagai destinasi sport tourism dan wellness tourism.

Apalagi angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Klaten pada 2025 telah menembus sekitar 7,5 juta orang dan terus menunjukkan tren kenaikan.

Meski demikian, Hamenang tak menampik masih adanya tantangan terkait rata-rata lama tinggal wisatawan.

Karena itu, Pemkab Klaten membuka keran investasi seluas-luasnya pada sektor pendukung pariwisata.

Seperti pembangunan akomodasi perhotelan, pusat oleh-oleh berskala besar hingga penataan transportasi publik terintegrasi.

"Kami berharap investor dapat melihat peluang ini. Dengan bertambahnya fasilitas pendukung, wisatawan bisa tinggal lebih lama di Klaten sehingga perputaran ekonomi masyarakat juga semakin meningkat," tambahnya.

Hamenang berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada seremonial belaka.

Melainkan berlanjut pada komitmen konkret yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga Klaten.

"Semoga dari pertemuan ini lahir kerja sama yang benar-benar bisa diwujudkan. Di tengah keterbatasan anggaran transfer dari pusat, pemerintah daerah harus kreatif mencari sumber pendanaan dan investasi melalui kolaborasi internasional,” ucapnya.

Di sisi lain, apabila kerja sama dapat terjalin, mampu memperkuat perekonomian daerah.

Hingga pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klaten. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
forum kerja sama antarpemda investasi internasional Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo indonesia-china potensi klaten